BLOG INI BERISIKAN KUMPULAN ARTIKEL KESEHATAN TERBARU, INFO KESEHATAN, INFO PENYAKIT, TIPS SEHAT, PANDUAN HIDUP SEHAT , DSB YANG DAPAT MENJADI REFERENSI BAGI YANG MEMBUTUHKAN INFORMASI KESEHATAN. SEHAT YUK...
ALAMI DAN ILMIAH (PRODUK HERBAL/PERLEBAHAN TERBAIK)
Saturday, April 18, 2009
Vaginoplasty Bikin Seks Makin Greng
KOMPAS.com — Semakin meningkat saja jumlah pasien yang meminta vaginoplasty atau operasi pengencangan vagina akhir-akhir ini. Bisa dimengerti, jika seks telah mencapai tahap tidak menyenangkan, hubungan suami-istri bakal terpengaruh. Banyak pasien mempunyai penurunan pada tulang panggul.
Dengan vaginoplasty, jaringan perineal diperbaiki dan otot panggul disambung dengan cara menjahitnya. Kulit vagina akan dibuat rapih sesuai dengan kencangnya otot panggul. Operasi tersebut bisa dilakukan dengan memakan waktu satu hari, dengan sedikit rasa sakit dan komplikasi minim. Tentu saja harus dilakukan oleh dokter ahli.
Kulit vagina tidak dibuang terlalu banyak karena dapat menimbulkan komplikasi setelahnya, seperti rasa sakit ketika berhubungan seks. Setiap masalah yang terjadi harus diselesaikan saat itu juga. Ini adalah usaha untuk mendapatkan “ukuran yang sempit” untuk meningkatkan rangsangan terhadap jaringan vulval dan vaginal.
Vaginoplasty dapat dilakukan dengan atau tanpa pemakaian laser, tetapi prinsip operasinya tetaplah sama. Komplikasi seperti pendarahan dan infeksi jarang terjadi. Takut yang biasa dialami beberapa wanita adalah vagina menjadi terlalu sempit sehingga hubungan seks menjadi tidak menyenangkan.
Kesuksesan vaginoplasty tergantung secara personal dan subyektif, terhadap operasinya, pasien, atau pasangannya. Ukuran kesuksesan yang sebenarnya adalah bila ketiga pihak merasa puas. Penting bagi dokter bedah untuk peka terhadap aspek emosional pasien dan pasangannya karena ini dapat membantu menaikkan rasio keberhasilan.
Kebanyakan pasien yang melakukan vaginoplasty adalah mereka yang sedang mengalami menopause awal dan mereka yang berusia 30-an. Mereka mengaku mendapatkan sensasi dan kepuasan seksual yang lebih baik, termasuk jalinan hubungannya, setelah operasi ini (vaginoplasty).
Namun, penting untuk diketahui pula bahwa organ seks yang paling hebat adalah yang berada di antara telinga, yaitu otak. Rangsangan terhadap klitoris dan vulva akan diterima melalui foreplay, mengirimkan sinyal-sinyal positif ke otak, yang pada akhirnya memberikan kepuasan seksual. Akan tetapi, rangsangan vaginal/vulval masih membutuhkan sesuatu yang “pas”. Sementara itu, vaginoplasty bukanlah satu-satunya pemecahan masalah untuk meningkatkan kehidupan seks, tidak bisa disangkal bahwa sesuatu yang pas adalah sesuatu yang terjadi di tempat tidur.
Anak Penderita Asma Boleh Olahraga?
Orangtua yang memiliki anak yang menderita asma cenderung berhati-hati terhadap daftar kegiatan olahraganya. Bila asma si anak memburuk pada saat berolahraga, apakah orangtua memang harus membatasi kegiatan fisiknya?
Walaupun olahraga itu baik untuk jantung, paru-paru, dan kesehatan, namun olahraga juga dapat memicu serangan asma, terutama karena menghirup udara yang sejuk dan dingin. Aktivitas berat, misalnya lari jarak jauh, berpotensi menimbulkan asma.
Tetapi apakah batuk ketika berolahraga sudah menandakan kalau si anak harus mulai mengonsumsi obat asma secara reguler?
Tidak! Walaupun batuk adalah salah satu gejala asma, belum tentu anak Anda akan didiagnosis memiliki asma. Dokter akan memastikan gejala-gejala lain untuk bisa menyimpulkan apakah anak Anda memiliki asma atau tidak.
Bila memang anak Anda memang memiliki asma dan memiliki pemicu selain olahraga, dia akan dianjurkan untuk mengonsumsi obat pelega dan mendapatkan perawatan penuh.
Jadi, bila si anak tetap ingin berolahraga, apa yang sebaiknya dilakukan oleh orangtua?
Bagusnya, gejala asma karena olahraga tergolong mudah dirawat. Si anak dapat melegakan asmanya dengan obat dan metode lainnya. Mengonsumsi obat pelega 20 atau 30 menit sebelum berolahraga biasanya akan mencegah asma.
Berikan pula suplemen yang tepat untuk membantu anak Anda mengatasi asmanya. Salah satu karakteristik asma adalah tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dikendalikan, asal mendapatkan suplemen yang tepat.
Olahraga bisa jadi membuat kambuh asma anak Anda, tetapi mayoritas penyebab asma adalah alergi, yakni alergi debu, serbuk bunga, bulu binatang, udara dingin, dan makanan tertentu. Maka, HD Aller Bee-Gone adalah suplemen yang paling tepat untuk membantu penderita asma mengatasi gejala-gejalanya.
HD Aller Bee-Gone mampu meredakan reaksi alergi karena mengandung ekstrak bee pollen yang dikombinasikan dengan 27 jenis herbal yang telah teruji khasiatnya sebagai anti-alergen. Kandungan herbal yang akan membantu mengatasi gejala asma karena alergi adalah akar barberry dan mullein. Akar barberry memiliki sifat antihistamin sehingga dapat membantu mengurangi penyempitan saluran pernafasan dan produksi lendir sementara mullein dapat membantu menekan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi saluran pernafasan.
Dengan pemakaian teratur, HD Aller Bee-Gone akan meningkatkan ketahanan tubuh Anda terhadap faktor-faktor penyebab alergi. Ini jelas berbeda dengan obat-obatan anti-alergi yang menimbulkan ketergantungan dan menurunkan sistem kekebalan tubuh.
Konsumsi HD Aller Bee-Gone secara teratur dan sediakan obat pelega asma, maka anak Anda tidak akan ketinggalan kegiatan olahraganya.
Sumber: www.hd.co.id