ALAMI DAN ILMIAH (PRODUK HERBAL/PERLEBAHAN TERBAIK)

ANDA BUTUH PRODUK PERLEBAHAN SEPERTI: ROYAL JELLY, MADU, POLLEN , PROPOLIS, HUB. SAYA DI 081342042120
Showing posts with label Awas. Show all posts
Showing posts with label Awas. Show all posts

Sunday, April 19, 2009

Awas, Tato dan Tindik Tularkan Hepatitis!

http://sehat-ituindah.blogspot.com

Tato dan tindik makin digemari kaum muda di Tanah Air. Padahal, hal itu merupakan salah satu cara penularan virus hepatitis. Karena itu, kaum muda diimbau berhati-hati bila ingin menato dan menindik anggota badannya.

Menurut Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia Unggul Budihusodo, Selasa (14/4), saat dihubungi di Jakarta, mereka yang ditindik atau ditato berisiko tinggi tertular virus hepatitis.

Kondisi ini disebabkan tato dan tindik kebanyakan menggunakan alat yang tidak steril atau dipakai secara bergantian. Bila seseorang ditato atau ditindik dengan alat yang tercemar virus hepatitis, ia rentan terinfeksi virus itu. ”Hepatitis menular lewat darah dan cairan tubuh manusia,” ujarnya.

Selain tato dan tindik dengan alat yang tercemar virus, hepatitis bisa menular melalui hubungan seksual tanpa pengaman dengan penderita hepatitis, transfusi darah, dan suntikan. Pada hepatitis A, penularan bisa melalui makanan yang tercemar virus itu.

”Mereka yang juga berisiko tinggi terinfeksi di antaranya pengguna narkoba suntik, penerima transfusi darah, dan pekerja kesehatan,” kata Unggul. Bayi baru lahir juga berisiko terinfeksi dari ibu penderita hepatitis.

Karena itu, infeksi hepatitis diperkirakan makin meningkat seiring makin banyak orang yang ditato, ditindik, maupun berbagi jarum suntik di kalangan pengguna narkoba. ”Lebih dari 80 persen pengguna narkoba suntik tertular hepatitis,” kata Unggul.

Perkembangan penyakit itu juga dipengaruhi riwayat hepatitis secara kronis di dalam keluarga, pemakaian alkohol berlebihan, dan perlemakan hati. ”Karena itu, kebiasaan mengonsumsi alkohol pada penderita harus dihentikan,” ujarnya.

Menahun

Hepatitis adalah infeksi hati oleh virus hepatitis. Beberapa jenis hepatitis yang banyak dijumpai adalah hepatitis A, B, dan C. Di Indonesia, 2-4 persen dari total jumlah penduduk menderita hepatitis C atau 4-8 juta orang. Angka kasus hepatitis B 5-10 persen dari jumlah penduduk.

Ketua Kelompok Kerja Hepatitis Departemen Kesehatan Ali Sulaiman menjelaskan, hepatitis A bersifat akut, tidak menjadi kronis, dan bisa sembuh sempurna. Hanya sekitar 0,5 persen dari penderita yang mengalami serangan akut hingga berakibat fatal atau membahayakan keselamatan jiwanya.

Hal ini berbeda dengan hepatitis B dan C yang termasuk penyakit hati kronis atau menahun. Bila tidak diobati dengan baik, penderita bisa mengalami sirosis hati dalam waktu 15-30 tahun sejak terinfeksi virus hepatitis, bahkan kanker hati.

Namun, banyak penderita tak tahu kalau terinfeksi hepatitis karena biasanya tidak ada gejala. Akibatnya pada banyak orang, infeksi bisa jadi kronis atau menyebabkan gangguan hati secara permanen, bahkan kegagalan hati berupa sirosis maupun kanker hati.

Infeksi ganda

Selain itu, pasien bisa menderita lebih dari satu jenis hepatitis. Infeksi ganda beberapa jenis virus hepatitis perlu diwaspadai seiring peningkatan angka kasus beberapa jenis hepatitis dan penularan HIV.

Dalam wabah hepatitis A di beberapa negara di dunia telah ditemukan kasus infeksi ganda hepatitis. Di Shanghai, China, misalnya, dari 300.000 penderita, ada sejumlah orang yang mengalami infeksi ganda hepatitis.

Mereka yang berisiko tinggi terkena beberapa jenis virus hepatitis antara lain pengguna narkoba suntik dan pengidap HIV. Mereka yang terinfeksi hepatitis sejak usia dini juga berisiko menderita beberapa jenis penyakit hepatitis bila tak segera ditangani secara medis.

”Persentase untuk jadi berat atau parah kondisinya pada penderita infeksi ganda hepatitis ini lebih tinggi daripada penderita satu jenis hepatitis,” ujar Ali. Bila tidak ditangani dengan baik, kondisi itu akan mempercepat perjalanan penyakit hingga mengalami komplikasi dan kegagalan fungsi hati, bahkan kematian.

”Bila seseorang menderita infeksi ganda hepatitis, perjalanan penyakit itu menjadi sirosis maupun kanker hati jadi lebih cepat, yaitu kurang dari 10 tahun sejak menderita infeksi ganda tersebut,” ujar Unggul.

Pasien bisa menderita lebih dari satu penyakit hepatitis secara bersamaan, baik hepatitis A dan B atau C, maupun hepatitis B dan C. Namun, ada juga penderita yang terkena satu jenis hepatitis baru diikuti jenis hepatitis lain yang disebut super-infeksi dan lebih sulit disembuhkan.

”Karena hepatitis A bersifat akut, para dokter biasanya lebih dulu menangani penyakit itu baru kemudian mengobati jenis hepatitis lain,” kata dia. Gejala hepatitis A bisa muncul dalam jangka waktu satu bulan sejak terinfeksi antara lain kuning, sindrom seperti flu.

Untuk mencegah terjadinya infeksi ganda, penderita hepatitis A dan C harus segera diberi vaksin hepatitis B. Penderita hepatitis B atau C juga dianjurkan menjalani vaksinasi hepatitis A. Adapun hepatitis C belum ditemukan vaksinnya.

Sumber: Kompas.com

Awas, Bisul pada Kemaluan Bisa Halangi Jalan Lahir!

http://sehat-ituindah.blogspot.com
"Di, gawat! Di kemaluanku ada bisul, gatal banget. Bagaimana nih?" bisik Sheila yang sedang hamil 5 bulan ke telinga sahabatnya, Audi. Paras wajahnya tampak jengah dan resah. Apa Moms pernah mengalami hal demikian? Ada satu atau dua buah benjolan di daerah kewanitaan Moms yang disertai rasa gatal. Uuugghh...rasanya pengin digaruk saja. Eits, jangan sesekali menggaruk, nanti malah lecet loh!

Berikut penjelasan ringkas dr Wulandari Eka Sari SpOG dari Global Awal Bros Hospital, Bekasi, dan dr. Asmiralda Oke Putranti SpKK dari MH Thamrin International Hospital, Jakarta.

Bisa Mengganggu Persalinan

Jika jumlah bisul hanya satu kemudian diobati secara baik dan benar, tidak akan mengganggu kehamilan. Yang ditakutkan adalah bila bisul jumlahnya lebih dari satu dan kemudian menimbulkan peradangan yang lebih luas, akan menyebabkan pembengkakan yang hebat. Dampaknya, hal ini akan mengganggu proses persalinan secara normal (bila kehamilan Moms

Bisul yang tidak diobati dengan baik, bisa memengaruhi janin yang ada di dalam kandungan. Kok bisa? Itu karena kuman penyebab bisul tersebut masih dapat menyebar melalui alirah darah, lalu masuk ke aliran darah janin.

Kemungkinan Komplikasi

Bila bisul jumlahnya lebih dari satu dan hanya didiamkan saja tentunya dapat menimbulkan banyak komplikasi, antara lain:
- Peradangan di kulit yang semakin parah, dapat terjadi abses, lebih dalam lagi dapat menimbulkan selulitis (peradangan jaringan kulit dan lemak), penyebaran bisul di tempat lain dan penyembuhan luka yang meninggalkan parut.
- Penyebaran kuman ke seluruh tubuh melalui darah sehingga menyebabkan infeksi baik pada otak, jantung, jaringan tulang, peradangan sumsum tulang belakang, dan sepsis.

Akibat Trauma pada Kulit


Lalu, kok bisa muncul di seputar kemaluan? Daerah kemaluan bisa disebut sebagai area yang selalu kotor karena merupakan area saluran pembuangan tubuh yang dipenuhi dengan bakteri dan jamur.

Bisul pada daerah kemaluan umumnya timbul akibat kulit mengalami trauma/lecet. Penyebabnya beragam, bisa disebabkan oleh pencukuran rambut kemaluan, lecet akibat aktivitas seksual, iritasi akibat pemakaian bahan-bahan kimia tertentu pada daerah sekitar kemaluan, dan lain-lain. Adanya kulit yang lecet memudahkan bakteri dan jamur masuk ke dalam jaringan kulit yang lebih dalam dan menimbulkan infeksi.

Perawatan Organ Intim

Oleh karena itu, alangkah penting bagi Moms untuk selalu menjaga kebersihan pada daerah kewanitaan. Umumnya, wanita hamil sering mengeluhkan terjadinya keputihan dan seringnya buang air kecil.

Nah, pastikan selalu menjaga kebersihan daerah kemaluan setiap habis buang air kecil dan besar. Jangan lupa, arah cebok dilakukan dari arah depan ke arah belakang. Sebab hal ini efektif untuk menanggulangi infeksi dari mikroorganisme yang berasal dari dubur.

Bila celana menjadi lembab dan basah maka gantilah dengan celana yang bersih dan kering. Gunakanlah celana dalam dari katun yang menyerap keringat. Serta hindari pembersih vagina, sebaiknya bersihkan vagina dengan air mengalir yang bersih.
sudah mendekati persalinan) karena jalan lahir akan tertutup.
Sumber: okezone.com

Thursday, January 29, 2009

Awas, Uban pada Usia Muda

http://sehat-ituindah.blogspot.com
TIDAK seorang pun ingin rambut hitamnya berubah menjadi putih karena uban. Apalagi jika uban itu tumbuh pada usia belia. Apa penyebab munculnya uban di usia muda?
Rambut adalah mahkota wanita, pemeo itu kemudian menjadi panutan bagi banyak wanita untuk mendapatkan rambut indah. Dengan ciri-ciri seperti berwarna hitam, lurus dan kemilau. Rambut tersebut melambangkan kecantikan dan keanggunan seorang wanita. Itulah yang kemudian membuat banyak wanita melakukan perawatan khusus untuk mendapatkan rambut sehat.

Impian untuk mendapatkan rambut sehat, hitam, dan berkilau akan segera lenyap ketika satu demi satu warna hitam berubah putih atau uban. Padahal jika dilihat dari usia, belum waktunya untuk memiliki rambut beruban. Tumbuhnya rambut putih di usia belia, dipengaruhi beberapa faktor. Misalnya stres berkepanjangan, kurang Vitamin B12 dan faktor keturunan. Parahnya lagi, uban pada usia dini bisa muncul mulai saat berusia 20 tahun.

Setidaknya gangguan pada rambut dengan tumbuhnya uban di usia muda menjadi fenomena menarik, terutama bagi pekerja di Indonesia. Bukan hanya wanita, laki- laki juga sering mengalami munculnya gangguan pada rambut yang tidak diinginkan tersebut.

Menurut spesialis kulit dan kelamin dari Rumah Sakit Mitra Keluarga, dr Winarto SpKK, munculnya uban pada usia muda kebanyakan disebabkan stres berkepanjangan. "Stres bisa menyebabkan macetnya produksi pigmen pewarna rambut yang disebut melanin. Pigmen ini dihasilkan sel tubuh yang dikenal sebagai melanosit. Rambut menjadi putih karena melanosit tidak lagi memproduksi melanin," kata Winarto.

Macetnya produksi pigmen, Winarto menyebutkan, hanyalah bersifat sementara. Kalau stres sudah hilang, otomatis produksi pigmen akan kembali dengan normal. "Rambut yang putih akan rontok dengan sendirinya sehingga rambut akan kembali menjadi hitam. Itu kalau penyebab uban usia dini terjadi karena stres. Kejadian itu akan berbeda dengan uban yang disebabkan faktor kurang vitamin atau keturunan," ujarnya.

Konsumsi makanan yang mengandung vitamin B12 akan menghambat pertumbuhan uban. Sementara itu, Diana Bihova MD dari New York University Medical Center mengatakan, stres yang berlebihan bisa menguras cadangan vitamin B12. Terkurasnya vitamin ini mempercepat tumbuhnya rambut putih. Keadaan gizi yang buruk karena asupan makanan yang kurang seimbang juga memengaruhi kesehatan rambut.

Gizi yang buruk tidak hanya menimbulkan uban, juga mengganggu kondisi kesehatan rambut secara umum. Itu sebabnya anakanak yang mengalami gangguan gizi berat, rambutnya tampak kemerahan, dan tidak sehat.

"Konsumsi gizi yang cukup pun bisa saja tidak bermanfaat bila terjadi gangguan pencernaan. Misalnya ada luka di lambung. Gangguan pencernaan membuat metabolisme berlangsung tidak semestinya sehingga makanan bergizi terbuang percuma," kata dia.

Selain kedua hal di atas, faktor keturunan adalah penyebab yang paling umum munculnya uban pada usia muda. Informasi tentang rambut putih yang tumbuh lebih dini itu tersimpan di dalam gen. Ini berarti bila orangtua dan kerabat dekat mulai beruban pada usia belia, kemungkinan untuk cepat beruban akan lebih besar. "Gangguan karena kelainan metabolisme, kelainan imunitas, kelainan hormonal, sinar X, keracunan logam berat, dan gangguan ginjal berkontribusi menambah jumlah uban di kepala," tuturnya.

Kelainan metabolisme menyebabkan fenil analin yang terdapat pada asam amino tidak bermetabolisme dengan baik sehingga menimbulkan uban. Pada gangguan kelainan imunitas terjadinya uban mirip dengan vitiligo atau munculnya bercak putih pada kulit.

Gaya hidup yang tidak sehat juga memiliki kontribusi dalam mempercepat tumbuhnya uban. Winarto menilai kebiasaan merokok menghambat aliran zat-zat gizi yang dibutuhkan tubuh yang dibawa dalam peredaran darah. "Merokok tidak hanya menyebabkan rambut beruban sebelum waktunya, dan secara keseluruhan merugikan kesehatan," tandasnya.

Selain gaya hidup, penggunaan minyak dan cat rambut tidak hanya mengenai rambut, tetapi meresap ke dalam pori-pori kulit kepala. Zat-zat kimia yang terkandung dalam minyak dan cat rambut memengaruhi kesehatan rambut sehingga mempercepat tumbuhnya uban. Selanjutnya, Winarto tidak menyarankan untuk mencabuti uban karena kulit kepala penuh dengan susunan saraf.

Dia menyarankan beberapa cara alami untuk mengatasi uban yang tumbuh sebelum waktunya, yakni melakukan olahraga, olah napas, meditasi dan akupresur. Dari sisi makanan, dia menganjurkan untuk mengonsumsi sumber pangan yang berkhasiat menguatkan ginjal dan paru-paru. Untuk pemakaian minyak rambut alami yang dibuat dari minyak wijen, kemiri, atau cem-ceman daun mangkokan serta daun dan bunga sepatu juga sangat baik untuk memperlambat uban.

Sumber: okezone.com