ALAMI DAN ILMIAH (PRODUK HERBAL/PERLEBAHAN TERBAIK)

ANDA BUTUH PRODUK PERLEBAHAN SEPERTI: ROYAL JELLY, MADU, POLLEN , PROPOLIS, HUB. SAYA DI 081342042120

Thursday, December 4, 2008

Infeksi pada Kelenjar Prostat

Anda pasti sudah tahu produk High-Desert yang bernama Dynamic Trio + Saw Palmetto. Itu adalah suplemen kesehatan yang terbukti bermanfaat membantu mengatasi masalah di kelenjar prostat. Kelenjar prostat adalah bagian organ reproduksi pria yang menghasilkan air mani.

Kelenjar prostat pun bisa terkena peradangan dan infeksi. Itulah yang dikenal dengan nama prostatitis. Infeksi pada prostat tersebut juga dapat menyebar ke skrotum (kantong zakar). Bila sudah demikian, maka skrotum akan membengkak, memerah, terasa nyeri hebat yang berpotensi menyebabkan impotensi.

Ada empat kategori prostatitis. Kategori pertama dikenal dengan nama prostatitis bakterial akut. Penderita prostatitis kategori ini harus segera berkonsultasi dengan dokter bila sudah:

  • Demam dan meriang.
  • Menunjukkan gejala seperti hendak terkena flu.
  • Terasa sakit di bagian kelenjar prostat, punggung belakang bagian bawah, atau di panggul.
  • Bermasalah dengan buang air kecil, seperti keinginan buang air kecil yang sangat mendesak, frekuensi semakin sering, kesulitan atau rasa sakit ketika buang air kecil, buang air selalu tidak tuntas, dan ada darah di air seni.
  • Terasa sakit ketika ejakulasi.

Kategori kedua bernama prostatitis bakterial kronis. Tanda dan gejala kategori ini berkembang lebih lambat bila dibandingkan dengan kategori pertama. Penderita mengalami gejala-gejala:

  • Buang air kecil dengan desakan tidak tertahankan dan frekuensi di atas normal.
  • Buang air kecil disertai dengan rasa sakit atau sensasi terbakar.
  • Rasa sakit di bagian panggul, punggung bawah, dan alat kelamin.
  • Buang air besar berlebihan di malam hari.
  • Sulit untuk mengeluarkan air seni atau aliran seni semakin lama semakin berkurang.
  • Terkadang ada di darah di air seni atau air mani.
  • Ejakulasi disertai rasa sakit.
  • Kalau pun ada demam, itu adalah jenis yang ringan.
  • Infeksi saluran kandung kemih yang sering kambuh.

Prostatitis nonbakterial kronis adalah prostatitis kategori ketiga. Gejalanya mirip dengan prostatitis bakterial kronis, namun kemungkinan besar tidak disertai demam. Satu-satunya cara untuk menentukan apakah prostatitis tergolong bakterial atau nonbakterial adalah melalui tes di laboratorium.

Kategori yang paling ringan adalah asymptomatic inflammatory prostatitis atau prostatitis dengan peradangan tanpa gejala. Sesuai namanya, penderita tidak akan menunjukkan tanda-tanda layaknya ketiga kategori prostatitis lainnya. Peradangan diketahui saat air mani diperiksa. Umumnya jenis ini tidak membutuhkan terapi, kecuali bila peradangan ditemukan pada pasien yang juga mengalami kemandulan.

Walaupun ringan, prostatitis jangan pernah dianggap remeh. Karena itu, lumrah bila kaum pria disarankan untuk menjalani pemeriksaan fisik secara rutin. Salah satunya adalah untuk mengetahui kondisi kesehatan prostat Anda.

Diet Tepat Cegah Anemia

SIAPA pun pasti tidak ingin mengidap penyakit kurang darah atau anemia. Selain merusak produktivitas dan kreativitas kerja, penderita anemia juga rentan terhadap komplikasi penyakit lainnya. Ini karena, daya tahan tubuh yang rendah dibandingkan mereka yang tidak mengidap anemia.

Wanita lebih rentan terhadap penyakit anemia. Namun, jangan berkecil hati dulu. Semuanya, bisa dihindari dengan melakukan diet sehat dan tepat bagi tubuh.

Diet yang tepat agar terhindar dari anemia, terungkap dalam simposium bertajuk "Anemia dan Wanita" di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), beberapa waktu lalu. "Anemia itu sebenarnya tahap akhir dari kekurangan zat besi. Itu pun setelah zat besi yang disimpan di dalam tulang sebagai simpanan tubuh berkurang. Hingga akhirnya terjadilah yang namanya prevalensi defisiensi zat besi," kata staf pengajar FKUI Dr Ervina Karyadi MSc PhD.

Sebenarnya, banyak hal bisa dilakukan wanita agar terhindar dari anemia. Antara lain menjaga asupan zat besi yang dikonsumsi agar terserap tubuh sebanyak mungkin. Misalnya dengan mengonsumsi orange juice setelah makan dan menghindari konsumsi teh usai makan. "Teh itu bisa membuat zat besi yang dikonsumsi bersama makanan larut dan terbuang percuma. Jadi minuman yang paling cocok usai makan itu adalah orange juice," kata dokter berkulit sawo matang ini.

Ervina menyebutkan, kepintaran menyiasati makanan yang dikonsumsi bisa membuat tubuh terhindar dari anemia. "Bagi penderita anemia bisa meningkatkan konsumsi makanan seperti daging dan makanan laut. Bisa pula dengan mengonsumsi buah dan sayur," sebutnya.

Sementara untuk terhindar dari anemia, Ervina menyarankan agar membatasi konsumsi makanan yang bisa menghambat penyerapan zat besi. Di antaranya menghindari makanan yang mengandung phytateseperti yang terdapat pada kacang-kacangan, biji-bijian, dan tepung. Hindari pula konsumsi teh, kopi, dan cokelat.

"Sebenarnya semua makanan itu baik untuk tubuh. Namun, hindari mengonsumsinya sebelum makan besar. Misalnya minumlah teh dua jam sebelum atau sesudah makan. Jangan ketika makan besar minumnya teh itu yang membuat zat besi larut," ucapnya.

Strategi terbaik untuk mengubah pola makan, Ervina menyebutkan, adalah dengan mengombinasikan zat besi dalam menu makanan. Mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung vitamin C pada waktu makan.

Memasak makanan tidak terlalu lama dan tidak mengonsumsi susu dan produk susu atau teh pada saat makan besar.

Wednesday, December 3, 2008

Mencegah Flu dan Masuk Angin

Perubahan cuaca yang sulit diramalkan sering diikuti dengan masuk angin dan juga batuk pilek. Apa saja yang bisa kita dilakukan untuk mencegah terkena dan tertular flu?
  • Rajin mencuci tangan demi mencegah berkumpul dan tersebarnya kuman penyakit
  • Minum sedikitnya 8 gelas sehari, agar keseluruhan sistem dan daya tahan tubuh berjalan baik
  • Jangan menghirup ingus kembali, tetapi buang saja, agar tubuh dibersihkan dari berbagai toksin/racun
  • Berpakaian hangat. Cepat berganti pakaian bila kehujanan
  • Banyak mengkonsumsi makanan sehat dan memberi energi secara teratur. Perbanyak makan sayur dan buah-buahan.
  • Hindari menyentuh/memegang mata, hidung dan mulut
  • Minum vitamin C untuk memperkuat kekebalan tubuh terhadap penyakit.
  • Kurangi kontak secara langsung dengan penderita flu/batuk pilek
  • Usahakan beristirahat dengan cukup
  • Minum susu. (sebuah penelitian di University of South Australia menemukan bahwa asupan colostrum (susu yang diproduksi mamalia segera sesudah melahirkan) setiap hari dapat mengurangi resiko flu sampai 30 persen. Susu ternyata meningkatkan kadar antibodi dalam air liur manusia, serta melindungi tubuh dari penyakit.

Sumber : resepcantik.blogspot.com

Tuesday, December 2, 2008

Suplemen Alami Terbaik, Berkhasiat untuk Anti-Penuaan

Royal jelly diproduksi oleh kelenjar yang terdapat di bagian kepala lebah perawat. Dikenal juga dengan sebutan susu lebah karena warnanya yang mirip dengan warna susu.

Royal jelly ini merupakan makanan untuk para lebah pada 3 hari pertamanya. Tetapi, lain halnya dengan sang ratu lebah yang mengonsumsi royal jelly seumur hidupnya. Dengan mengonsumsi royal jelly seumur hidup, umur ratu lebah menjadi lebih panjang, 40 kali lebih lama dari lebah pekerja biasa, yaitu sekitar 4-6 tahun, sedangkan lebah pekerja hanya hidup selama 4-6 minggu saja. Coba bayangkan khasiatnya pada manusia!

Manfaat:
  • Royal jelly telah terbukti dapat memperpanjang rentang hidup. Pada tahun 2003, telah dilakukan penelitian di Jepang yang menggunakan hewan coba tikus. Alasan digunakannya tikus adalah karena masa hidup tikus yang singkat, dalam hitungan minggu, tidak seperti manusia, sehingga dapat diamati dalam waktu singkat.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa tikus yang mengonsumsi royal jelly memiliki rentang hidup 25% lebih lama dibandingkan dengan tikus yang tidak mengonsumsi royal jelly. Selain rentang hidupnya lebih lama, tikus-tikus tersebut juga tetap aktif secara fisik. (lihat tabel)


    Bisa kita bayangkan sekarang bagaimana manfaat royal jelly pada manusia. Dengan mengonsumsi royal jelly secara teratur, hidup kita akan lebih lama dan lebih sehat, tetap terlihat awet muda karena efek anti-penuaannya, dan kulit kita tidak mudah keriput karena royal jelly dapat meningkatkan produksi kolagen (protein yang terdapat pada kulit) sehingga dapat mempertahankan keremajaan & kelenturan kulit kita.

    Selain itu, royal jelly juga membuat ratu lebah dapat bertelur hingga 2.000 butir per harinya, berbeda dengan lebah pekerja lain yang tidak dapat bertelur.

  • Efeknya ke manusia adalah royal jelly dapat memperbaiki sistem reproduksi yang mana:
    • dapat membantu meningkatkan kesuburan bagi pasangan suami istri yang sulit memiliki keturunan.
    • dapat membantu mengatasi rasa nyeri pada saat haid.
    • dan untuk wanita yang sudah menopause, konsumsi royal jelly dengan teratur dapat membantu menjaga kesehatan sistem reproduksinya.

  • Kandungan asetilkolin dalam royal jelly dapat membantu meningkatkan daya ingat. Selain itu royal jelly juga dapat membantu melindungi sistem syaraf, sangat bermanfaat bagi mereka yang lanjut usia, bagi penderita stroke, Alzheimer, Parkinson, atau pun vertigo.

  • Royal jelly dapat membantu mencegah terjadinya osteoporosis dengan cara membantu meningkatkan kemampuan tulang menyerap kalsium serta menstimulasi pembentukan tulang sehingga dapat mencegah terjadinya penurunan kepadatan tulang.

Mengapa HD Royal Jelly yang terbaik?
High-Desert memiliki 2 jenis produk royal jelly, yaitu:
1.
HD Liquid Royale Jelly
  • Dipanen, diproses, dan diawetkan dengan madu alami dalam waktu tidak lebih dari 24 jam, sehingga kandungan nutrisinya tetap terjaga dengan optimal.
2.
HD Royal Jelly Tablet
  • Juga mengandung bee pollen dan propolis, memberikan manfaat ekstra untuk kesehatan Anda.
  • Bahan royal jelly dalam produk ini dipanen dan diproses dalam waktu tidak lebih dari 24 jam, kemudian dikeringkan melalui metode pembekuan (freeze-dried) yang merupakan metode yang terbaik untuk menghilangkan kandungan air serta mempertahankan kandungan nutrisinya semaksimal mungkin.
  • Bentuknya praktis dan mudah dibawa, sangat cocok bagi mereka yang aktif.

Petunjuk penggunaan:
  • Untuk bentuk liquid: 1 sendok takar = 1/2 sendok teh sebelum tidur, setara dengan 500 mg royal jelly murni.
  • Untuk bentuk tablet: 2-3 tablet sebelum tidur.

Sangat dianjurkan untuk mengonsumsi produk royal jelly sebelum tidur agar dapat menunjang proses regenerasi sel yang terjadi pada malam hari pada saat kita tidur.

Isi per kemasan:
  • HD Liquid Royale Jelly: 150 gram, dengan kandungan 30,000 mg (30 gram) royal jelly murni dalam madu (120 gram).
  • HD Royal Jelly Tablet: 30 tablet dan 90 tablet, dengan komposisi 150 mg royal jelly, 99 mg bee pollen, dan 11 mg propolis.

Gigi Kurang Bersih Picu Terjadinya Karies

GIGI berfungsi mengunyah makanan. Mengunyah makanan adalah langkah pertama sebelum makanan masuk ke saluran pencernaan. Karena itu, gigi harus bersih. Jika tidak, bakteri atau kuman yang menempel pada gigi dan ikut terbawa makanan bisa mendatangkan banyak masalah.

Karies gigi adalah penyakit infeksi yang merusak struktur gigi dan mengakibatkan gigi berlubang. Jika tidak cepat ditangani, penyakit ini dapat menyebabkan nyeri, penanggalan gigi, infeksi, berbagai kasus berbahaya dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Faktor penyebab

Faktor penyebab terjadinya karies gigi adalah yang mempengaruhi bioflim atau lapisan normal pada permukaan gigi yang berasal dari saliva (air liur) dan faktor modifikasi yang tidak langsung mempengaruhi bioflim. Adapun yang tergolong dalam faktor primer adalah saliva atau air liur, diet, dan fluoride dengan campuran gaya hidup, dan riwayat penyakit gigi.

"Sebenarnya air liur yang dilumatkan itu dapat dibantu sama bakterial dan secara normal memang bakterial itu ada. Tetapi bakterial ini harus dijaga keseimbangannya dengan kebersihan. Jangan meninggalkan makanan pada saat akan tidur karena itu proses yang lama. Apalagi kalau adanya gula, dan itu paling jahat," terang drg Bambang Irawan, PhD dari Rumah Sakit Agung, Jakarta.

Karies gigi sendiri dapat digolongkan menjadi beberapa bagian, diantaranya lokasi, tingkat laju perkembangan, dan jaringan keras yang terkena. Secara umum karies gigi yang terkena di lokasi pun dapat dibedakan lokasinya. Pertama, karies di celah atau fisura gigi dan karies yang ditemukan di permukaan halus. Fisura terbentuk saat perkembangan alur, dan tidak sepenuhnya menyatu sehingga membuat turunan atau depresio yang khas pada struktur permukaan email.

Lain halnya dengan karies permukaan halus. Ada tiga macam permukaan halus. Pertama, karies proksimal, atau yang lebih dikenal dengan karies interproksimal. Karies ini terbentuk pada permukaan halus antara batas gigi dan karies akar berbentuk pada permukaan akar gigi. Karies proksimal adalah tipe yang paling sulit dideteksi. Terkadang tidak dapat dideteksi secara visual atau manual dengan sebuah explorer gigi.

Kedua, karies akar. Karies ini sering terjadi dan biasanya terbentuk ketika permukaan akar telah terbuka karena resesi gusi. Jika gusi sehat, kemungkinan terkena karies itu tidak akan terjadi karena tidak terpapar oleh bakteri. Permukaan akar lebih rentan terkena proses demineralisasi daripada enamel atau email. "Biasanya gigi graham ataslah yang merupakan lokasi tersering dari karies akar," ungkapnya.

Terakhir adalah karies jaringan keras yang terpengaruh. Karies ini bergantung pada jaringan keras mana yang terpengaruh, seperti enamel, dentin, atau sementum. Pada perkembangannya, mungkin saja karies ini hanya mempengaruhi enamel. Tapi ketika karies semakin meluas, dapat mempengaruhi dentin.

Sementum adalah jaringan keras melapisi akar gigi. Sementum dapat terkena bila akar gigi terbuka. "Kadang-kadang giginya utuh tapi rasa sakitnya itu bukan main dan terkadang orang nggak menyadari hal itu. Padahal kemungkinan itu yang terkena adalah akar giginya," sambungnya.

Jangan pernah menganggap sepele penyakit yang satu ini karena gigi yang berada dalam rongga mulut merupakan pintu masuk makanan. Jadi, kalau kita terkena infeksi, terlebih pada gigi yang tidak terawat, maka disitulah sumber bakteri. Kuman itu akan ikut dalam makanan dan masuk ke dalam pencernaan dan aliran ke dalam tubuh dan menyangkut berbagai organ tubuh. "Makan yang mengalir mengikuti peredaran darah itu akan menjadi masalah, misalkan pada jantung atau bahkan ke otak," tandasnya.

Pengobatan

Setiap orang memang memiliki keadaan lingkungan rongga mulut yang berbeda yang dapat mempengaruhi terjadinya proses karies. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan faktor risiko karies. Pemeriksaan faktor risiko karies dilakukan baik dengan anamnesis maupun pemeriksaan intraoral. Pada anamesis, hal-hal yang ditanyakan kepada si pasien biasanya berkaitan dengan riwayat kesehatan gigi, diet sehari-hari, asupan fluor dan kebersihan rongga mulut, plak gigi dan saliva pasien.

Pemeriksaannya sendiri dilakukan dengan menggunakan tabel model TL-M atau Traffic Light-Matrix, yaitu suatu tabel model pemeriksaan seperti lampu lalu lintas dengan warna merah, kuning, dan hijau. Warna merah menunjukkan karies pada gigi pasien yang tinggi atau buruk, warna kuning berarti pasien mudah terkena karies dan warna hijau menunjukkan bahwa karies pada gigi pasien berdarah.

Pemriksaan dengan TL-M ini cukup bermanfaat karena selain berguna untuk mengindenfikiasikan faktor risiko karies gigi, tabel seperti itu juga dapat membentu dokter gigi dalam mengedukasi pasien mengenai kesehatan gigi dan mulutnya. Pasien pun dapat langsung melihat sacara nyata dan lebih mengerti keadaan rongga mulutnya.

Selain dengan penanganan medis, ada cara tradisional yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya karies gigi, yaitu dengan teh. Teh sendiri bermanfaat untuk melindungi gigi karena mempunyai efek anti-cariogenic yang dapat menekan pembentukan karies. Teh yang biasa digunakan adalah teh hijau maupun teh hitam yang mengandung berbagai komponen senyawa yang dapat menghambat pembentukan karies. Catechins yang merupakan senyawa dalam kelompok poliphenol adalah senyawa utama yang aktif dalam melindungi gigi dari bahaya karies.

Poliphenol sendiri dapat menghambat perlekatan bakteri ke gigi dan mengikat protein permukaan bakteri dan menurunkan hidrofobisitas sehingga dapat menyebabkan agregasi bakteri. Tapi perlu diketahui bahwa teh yang baik untuk mencegah karies adalah teh tanpa gula karena gula merupakan salah satu faktor pencetus terjadinya karies. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, teh harus diminum setiap hari setelah makan. Di samping itu, kebersihan mulut dan gigi tetap merupakan hal terpenting yang harus dijaga.

Monday, December 1, 2008

Kaitan Penyakit Kardiovaskular, Hiperkolesterolemia, dan Pola Hidup Sehat

Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan di seluruh dunia. Fakta dari WHO menyebutkan bahwa terjadi satu kematian akibat penyakit kardiovaskular setiap dua detik, serangan jantung setiap lima detik dan akibat stroke setiap enam detik. Setiap tahunnya diperkirakan 17 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular.

Apa Itu Penyakit Kardiovaskular ?

Penyakit kardiovaskular merupakan suatu istilah untuk gangguan yang menyebabkan penyakit jantung (kardio) dan pembuluh darah (vaskular). Ada tiga bentuk penyakit kardiovaskular, yakni penyakit jantung koroner, penyakit serebrovaskular, dan penyakit vaskular perifer.

Penyakit jantung koroner adalah penyakit pembuluh darah yang mensuplai jantung. Implikasinya meliputi infark miokard (serangan jantung), angina (nyeri dada), dan aritmia (irama jantung abnormal).

Penyakit serebrovaskular adalah penyakit pembuluh darah yang mensuplai otak. Implikasinya meliputi stroke (kerusakan sel otak karena kurangnya suplai darah) dan transient ischaemic attack (kerusakan sementara pada penglihatan, kemampuan berbicara, rasa atau gerakan).

Penyakit vaskular perifer adalah penyakit pembuluh darah yang mensuplai tangan dan kaki yang berakibat rasa sakit yang sebentar datang dan pergi, serta rasa sakit karena kram otot kaki saat olah raga.

Apa Penyebab Penyakit Kardiovaskular ?

Serangan jantung dan stroke terutama disebabkan oleh aterosklerosis (penumpukan lemak) pada dinding arteri pembuluh darah yang mensuplai jantung dan otak. Deposit lemak yang bertumpuk menyebabkan terbentuknya lesi yang lama kelamaan akan membesar dan menebal sehingga mempersempit arteri dan menghambat aliran darah. Akhirnya pembuluh darah akan mengeras dan bersifat kurang lentur.

Gangguan kardiovaskular yang disebabkan aterosklerosis dikaitkan dengan berkurangnya aliran darah karena jantung dan otak tidak menerima suplai darah yang cukup. Hambatan aliran darah selanjutnya dapat berakibat pada episode kardiovaskular yang lebih serius termasuk serangan jantung dan stroke.

Adanya sumbatan darah juga dapat menyebabkan terjadinya robekan jaringan di arteri yang kemudian akan membengkak dan dapat menghambat seluruh pembuluh darah sehingga mengakibatkan serangan jantung atau stroke.

Terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan seseorang berisiko terhadap penyakit kardiovaskular. Faktor risiko ini dibagi menjadi dua kelompok, yang dapat dikendalikan dan yang tidak dapat dikendalikan. 80 persen penyakit jantung koroner dan serebrovaskular disebabkan oleh faktor risiko yang dapat dikendalikan.

Faktor risiko yang dapat dikendalikan meliputi kadar kolesterol darah yang tinggi (hiperkolesterolemia), hipertensi, diabetes mellitus, obesitas, dan gaya hidup (kurang gerak, merokok, konsumsi alkohol berlebihan). Sementara faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan meliputi usia, jenis kelamin, dan riwayat penyakit kardiovaskular dalam keluarga.

Faktanya, sekitar 75 persen penyakit kardiovaskular di seluruh dunia disebabkan oleh faktor risiko konvensional termasuk obesitas, kurang aktivitas fisik, dan penggunaan tembakau (merokok). Sementara di negara maju, sepertiga penyakit kardiovaskular disebabkan lima faktor risiko yakni tembakau, alkohol, tekanan darah tinggi, kolesterol, dan obesitas.

Hiperkolesterol dan Pola Hidup Sehat

Salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular yang dapat dikendalikan adalah kadar kolesterol darah yang tinggi (hiperkolesterolemia).

Sejatinya, kolesterol ada di setiap sel tubuh dan setiap sel memerlukannya. Risiko terkena penyakit kardiovaskular meningkat bila terdapat banyak lemak dalam darah. Penurunan berat badan, diet rendah lemak, dan perubahan gaya hidup dapat menurunkan kolesterol. Kadang, ketiga hal ini saja tidak cukup. Kadar kolesterol tetap tinggi sehingga Anda berisiko terkena serangan jantung atau stroke.

Kolesterol hanyalah salah satu jenis lemak (lipid) dalam darah. Sering kali orang menganggap kolesterol itu racun, padahal kita tidak dapat hidup tanpa kolesterol. Kolesterol sangat penting untuk membran sel tubuh, insulator (selubung) saraf, dan memproduksi hormon tertentu. Kolesterol juga membantu proses pencernaan.

Hati memproduksi sekitar 80% kolesterol di tubuh. Selebihnya berasal dari konsumsi produk hewani.

Seperti halnya zat gizi dari makanan, kolesterol dikirim ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Dalam proses ini, kolesterol membentuk ikatan dengan protein. Paket koleterol-protein ini disebut lipoprotein.

Kolesterol lipoprotein berkerapatan rendah (low-density lipoprotein/LDL) sering disebut sebagai kolesterol ?ahat? Lama-kelamaan kolesterol ini bersama bahan lain menumpuk di pembuluh darah dan menyebabkan plak. Plak ini dapat menyebabkan penyumbatan yang berakibat terjadinya serangan jantung dan stroke.

Sebaliknya, kolesterol lipoprotein berkerapatan tinggi (high-density lipoprotein/HDL) sering disebut sebagai kolesterol ?aik?karena mambantu membersihkan kolesterol dari pembuluh darah.

Cara untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah yakni dengan melakukan perubahan pola hidup. Pola hidup yang sehat merupakan pilihan terbaik. Adapun cara menurunkan kadar kolesterol diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Berolah raga secara teratur.
  • Menjaga berat badan yang sehat.
  • Mengurang jumlah alkohol, karbohidrat dan lemak jenuh dalam makanan.
  • Banyak mengkonsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, roti gandum, sereal dan buncis.
  • Hanya mengkonsumsi susu skim, keju, krim asam dan yogurt yang rendah lemak.
  • Mengurangi konsumsi daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit dan ikan.
  • Menghindari makanan yang banyak mengandung lemak dan kaya akan kolesterol, seperti kentang goreng dan makanan cepat saji lainnya, tortila, sosis, daging babi, hot dog, kue, kue kering, dan hidangan pencuci mulut lainnya.
  • Jangan menggoreng makanan anda, tapi masaklah dengan microwave, direbus, dipanggang atau dibakar.
  • Hindari juga lemak jenuh, yang terdapat di dalam daging atau produk hewan lainnya. Lemak jenuh meningkatkan kadar kolesterol darah, meskipun makanan yang mengandung lemak jenuh diberi label "bebas kolesterol".Contohnya, kue bebas kolesterol mungkin kaya akan lemak jenuh seperti minyak palem atau minyak kelapa, yang akan menaikkan kadar kolesterol anda.
  • Tidak ada anjuran mengenai jumlah asupan total lemak perhari. Meskipun demikian, anda harus mencoba untuk membatasinya sampai 30% atau kurang dari total kalori setiap harinya dan lemak yang berasal dari lemak jenuh harus kurang dari 10%.

Memang, tidak bisa dilakukan intervensi terhadap faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan. Usia, jenis kelamin, dan riwayat penyakit kardiovaskular dalam keluarga merupakan hal yang tidak mungkin diubah. Langkah nyata selanjutnya hanyalah bagaimana me-manage faktor risiko yang dapat dikendalikan.

Terlihat jelas bahwa faktor risiko yang dapat dikendalikan lebih dominan berkontribusi sebagai penyebab penyakit kardiovaskular. Walaupun pengobatan dapat dilakukan pada hampir semua bentuk penyakit kardiovaskular termasuk hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes mellitus, namun semua itu berpulang kepada individu untuk menjalankan pola hidup sehat. Sedapat mungkin menghindari faktor risiko yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular merupakan langkah terbaik yang dapat dilakukan.

Sumber : http://www.medicastore.com/index.php?mod=artikel&id=250

Saturday, November 29, 2008

Tangkis Tuberkulosis dengan Propolis

Tuberculosis ( TBC atau TB ) adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Microbacterium tuberculosa . Bakteri ini merupakan bakteri basil (bakteri berbentuk batang) yang dapat bertahan hidup lama dan tahan terhadap asam. Sebagian besar kuman TBC menyerang paru-paru, tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainnya.

Kasus TBC dilaporkan meningkat secara drastis pada dekade terakhir ini di seluruh dunia. Di Indonesia saja, sudah sejak lama TBC merupakan masalah kesehatan, baik dari sisi angka kematian ( mortalitas ), angka kejadian penyakit ( morbiditas ), maupun diagnosis dan terapinya. Saat ini, Indonesia menempati urutan ketiga setelah India dan China di antara 22 negara dengan masalah TBC terbesar di dunia.

Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) Depkes RI tahun 1995 menunjukkan bahwa tuberkulosis merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah penyakit kardiovaskuler dan penyakit saluran pernapasan pada semua golongan usia. Pada tahun 1999 WHO Global Surveillance memperkirakan di Indonesia terdapat 583.000 penderita TBC baru pertahun. Dari jumlah itu, kematian akibat TBC diperkirakan menimpa 140.000 jiwa. Kenyataan mengenai penyakit TBC di Indonesia begitu mengkuatirkan, sehingga kita harus waspada sejak dini serta mendapatkan informasi lengkap tentang penyakit TBC.

Batuk-Batuk Selama Tiga Minggu Lebih
Tanda-tanda orang yang dicurigai terkena penyakit TBC yaitu secara umum dapat dilihat dari gejalanya terlebih dahulu yaitu, demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Gejala yang lain adalah serangan demam, influenza kronis yang bersifat hilang timbul, penurunan nafsu makan, batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah), perasaan tidak enak (malaise), serta badan yang selalu lemah. Namun, perlu diketahui bahwa tidak selalu batuk kronis disebabkan karena TBC.

Dapat dipastikan penderita TBC mengalami penurunan berat badan yang drastis. Untuk memberikan kepastian, maka orang tersebut harus diperiksa lebih lanjut. Perlu diingat bahwa tidak selalu orang batuk-batuk kronis pasti menderita TBC. Harus dipastikan dengan pemeriksaan laboratorium dan foto rontgen .

Sumber penularan penyakit ini adalah penderita TBC dengan bakteri basil tahan asam (BTA) positif. Pada waktu batuk atau bersin, penderita menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk droplet (percikan dahak). Droplet yang mengandung kuman dapat bertahan di udara pada suhu kamar selama beberapa jam. Orang dapat terinfeksi kalau droplet tersebut terhirup ke dalam saluran pernapasan.

Setelah masuk ke dalam tubuh manusia melalui pernapasan, kuman tersebut dapat menyebar dari paru ke bagian tubuh lainnya, melalui sistem peredaran darah,saluran napas, atau penyebaran langsung ke bagian-bagian tubuh lainnya. Kuman yang masuk dalam tubuh akan berkembangbiak, lamanya dari terkumpulnya kuman sampai timbulnya gejala penyakit dapat berbulan-bulan sampai tahunan. Seorang perokok sangat rentan terhadap penyakit ini karena rokok membuat daya tahan paru-paru berkurang.

Terapi dan Imunisasi
Ada dua cara yang kerap dilakukan untuk mengurangi penderita TBC saat ini, yaitu terapi dan imunisasi. Untuk terapi, WHO merekomendasikan strategi penyembuhan TBC jangka pendek dengan pengawasan langsung atau dikenal dengan istilah DOTS ( Directly Observed Treatment Shortcourse Chemotherapy ). Dalam strategi ini, ada tiga tahapan penting, yaitu mendeteksi pasien, melakukan pengobatan, dan melakukan pengawasan langsung.

Deteksi atau diagnosa pasien sangat penting karena pasien yang lepas dari deteksi akan menjadi sumber penyebaran TBC berikutnya. Seseorang yang batuk lebih dari 3 minggu bisa diduga mengidap TBC. Orang ini kemudian harus didiagnosa dan dikonfirmasikan terinfeksi kuman TBC atau tidak. Sampai saat ini, diagnosa yang akurat adalah dengan menggunakan mikroskop. Diagnosa dengan sinar-X kurang spesifik, sedangkan diagnosa secara molekular seperti Polymerase Chain Reaction (PCR) belum bisa diterapkan.

Jika pasien telah diidentifikasi mengidap TBC, dokter akan memberikan obat dengan komposisi dan dosis sesuai dengan kondisi pasien tersebut. Adapun obat TBC yang biasanya digunakan adalah isoniazid, rifampicin, pyrazinamide, streptomycin , dan ethambutol . Biasanya, obat-obat tersebut dikombinasikan dan harus diminum secara rutin sehingga kemudian dokter atau tenaga kesehatan harus mengawasi proses peminuman obat serta perkembangan pasien. Ini sangat penting karena ada kecendrungan pasien berhenti minum obat karena gejalanya telah hilang, padahal itu belum sembuh benar. Untuk benar-benar sembuh dari TBC, penderita diharuskan untuk mengonsumsi obat minimal selama 6 bulan. Efek negatif yang muncul jika kita berhenti minum obat adalah munculnya kuman TBC yang resisten terhadap obat. Jika ini terjadi, kuman tersebut menyebar sehingga pengendalian TBC akan semakin sulit dilaksanakan.

Pengontrolan TBC yang kedua adalah imunisasi. Imunisasi ini akan memberikan kekebalan aktif terhadap penyaki TBC. Vaksin TBC, yang dikenal dengan nama BCG terbuat dari bakteri M tuberculosis strain Bacillus Calmette-Guerin (BCG). Imunisasi TBC ini tidak sepenuhnya melindungi kita dari serangan TBC. Tingkat efektivitas vaksin ini berkisar antara 70-80 persen. Karena itu, walaupun telah menerima vaksin, kita masih harus waspada terhadap serangan TBC ini.

Penyakit Turunan?
Acap kali TBC dianggap sebagai penyakit turunan. Padahal, hal itu tidak benar. TBC bukan penyakit turunan! Namun, anggapan itu tidak sepenuhnya salah. Orang menganggap TBC sebagai penyakit turunan karena saking menularnya, setiap seorang anggota keluarga terjangkit, pastilah seluruh keluarga terjangkit. Karenanya, kerap perawatan penderita TBC mengharuskan si penderita “diasingkan”. Tujuannya hanya satu, yaitu agar penyakitnya tidak menular.

Nah, masalahnya, sebagai mahkluk sosial, lingkungan manusia tidak hanya terbatas dalam rumah dan keluarga. Kita juga berinteraksi dengan orang lain dalam secara massal dan juga menggunakan fasilitas umum seperti toilet umum, troli di supermarket, duduk berdempetan di angkutan umum, dsb. Hal itu tentu menjadikan kita sebagai orang yang beresiko terjangkit paparan penyakit TBC.

Satu-satunya jalan yang bisa kita lakukan adalah meningkatkan daya tahan tubuh kita terhadap segala macam penyakit. Dengan pola hidup sehat maka daya tahan tubuh kita diharapkan cukup untuk memberikan perlindungan, sehingga walaupun kita terpapar dengan kuman TBC tidak akan timbul gejala. Pola hidup sehat adalah dengan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan hidup kita, menjaga rumah agar selalu mendapatkan sinar matahari yang cukup (tidak lembab), dll. Selain itu, hindari terkena percikan batuk dari penderita TBC dan konsumsilah makanan yang bergizi serta suplemen kesehatan yang bermutu.

Propolis, Antibakteri Alami Terhebat
Bee propolis adalah bahan yang digunakan lebah sebagai pelindung utama sarang dan larva mereka dari serangan bakteri. Oleh High-Desert, kekayaan alami itu kemudian disarikan dalam High-Desert Bee Propolis. Berbeda dari antibiotik sintetis yang justru kerap menyebabkan bakteri menjadi kebal dan menurunkan sistem imunitas tubuh, High-Desert Bee Propolis bekerja dengan menstimulasi sistem imunitas tubuh secara alami.

High-Desert Bee Propolis mengandung berbagai jenis vitamin, asam amino, mineral, serta bioflavonoid yang berfungsi sebagai antibiotik dan antioksidan. Kandungan flavonoid dalam High-Desert Bee Propolis membantu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit menular dan melindungi tubuh dari berbagai serangan virus maupun bakteri.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 gram High-Desert Bee Propolis memiliki daya antioksidan 400 kali lebih tinggi dibandingkan dengan 1 gram buah jeruk. Metode ekstraksi yang unik dan canggih memastikan kandungan nutrisi dalam High-Desert Bee Propolis tetap terjaga dengan optimal dan dapat dicerna oleh tubuh secara maksimal.

Untuk meningkatkan antibodi tubuh Anda dan keluarga, konsumsilah High-Desert Bee Propolis secara teratur. Then, say goodbye to TBC !!