ALAMI DAN ILMIAH (PRODUK HERBAL/PERLEBAHAN TERBAIK)

ANDA BUTUH PRODUK PERLEBAHAN SEPERTI: ROYAL JELLY, MADU, POLLEN , PROPOLIS, HUB. SAYA DI 081342042120

Sunday, December 13, 2009

Hilangkan Myoma tanpa Bekas

http://sehat-ituindah.blogspot.com
ADA kabar gembira bagi para penderita myoma. Dunia kedokteran kini sudah mampu mengatasi myoma. Dengan fertiloskopi, myoma bisa diangkat tanpa meninggalkan bekas.

Anatomi tubuh bagian dalam wanita adalah bagian yang paling rumit dibandingkan dengan laki-laki. Wanita memiliki rahim tempat yang memungkinkan bagi seorang wanita untuk melahirkan anak-anaknya. Namun, pada bagian rahim itu pula banyak ditemukan berbagai jenis penyakit, mulai dari kanker rahim, kista, hingga myoma.

Selama ini penyakit yang berhubungan dengan rahim ataupun alat reproduksi kaum hawa selalu dianggap menakutkan. Bahkan, masyarakat menganggap berbagai penyakit itu sangat mematikan. Padahal, semua penyakit apa pun jenisnya, termasuk tumor dan kanker bisa disembuhkan asalkan diketahui sejak dini.

Demikian pula dengan myoma. Walaupun tidak tergolong mematikan, penyakit ini terus menghantui para perempuan. Kini dengan teknologi kedokteran yang semakin canggih, myoma sudah bisa disembuhkan.

Myoma merupakan jenis tumor jinak pada rahim yang paling sering terjadi. Bahkan, diduga 20 persen wanita, khususnya wanita dengan usia 35 tahun, lebih berisiko menderita myoma. Myoma tidak pernah terjadi setelah menopause, bahkan yang telah adapun biasanya mengecil bila mendekati masa menopause.

Penyebab terjadinya myoma belum bisa dijelaskan, namun diduga myoma berasal dari sel-sel otot rahim yang belum matang. Juga ada dugaan hormon estrogen yang berperan pada terjadinya myoma ini. Gejala yang kemudian timbul dapat berupa rasa sakit di bagian bawah perut, pendarahan yang banyak ketika haid atau dengan kata lain, jumlah hari ketika haid menjadi lebih panjang.

"Myoma juga memiliki gejala adanya rasa nyeri ketika haid, nyeri saat buang air kecil, pembengkakan tungkai bawah, dan gejala lainnya adalah terjadinya anemia atau kurang darah," kata Consultant Obstetrician and Ginecologist Raffles Hospital Singapore Dr Jazlan Jooseph dalam Seminar Kesehatan Seputar Indonesia, beberapa waktu lalu.

Myoma, menurut dia, bisa menurunkan kesuburan, tetapi tidak jarang wanita pengidap myoma yang besar bisa hamil, bahkan berhasil dengan persalinan yang normal.

"Myoma sebenarnya bisa diangkat. Dengan teknologi sekarang ini, pengangkatan myoma sudah menjadi bagian dari pekerjaan yang mudah," katanya ditemui usai seminar.

Lebih lanjut ditambahkannya, kemungkinan hamil ketika myoma masih ada,bisa saja terjadi.

"Bagaimanapun perkembangannya, janganlah myoma menjadi kekhawatiran yang berlebihan karena kecemasan akan memengaruhi sistem reproduksi sehingga kehamilan yang diharapkan akan sulit terjadi," katanya lagi.

Myoma, menurut dokter yang datang ke Jakarta khusus untuk menjadi pembicara dalam Seminar Kesehatan Seputar Indonesia dengan tema "Woman Problem's" tersebut, bisa disembuhkan dengan operasi fertiloskopi, yaitu pembedahan yang tidak meninggalkan bekas sama sekali. "Dengan pembedahan itu, pasien akan lebih cepat sembuh, lebih murah, dan bekas operasi sangat kecil sehingga tidak mengurangi rasa percaya diri wanita," tuturnya.

Dengan pola hidup yang sehat, dia mengatakan, myoma bisa ditekan. "Penting sekali menjaga pola hidup sehat, termasuk tidak stres. Karena semakin stres seorang wanita, apalagi yang mengidap myoma, otomatis akan berpengaruh pada myoba yang ada di dalam rahimnya," tutur dokter yang sering menjadi pembicara dalam seminar-seminar internasional tersebut.

Selain menjaga gaya hidup yang tidak kalah penting, menurut dia, adalah menjaga pola makan dengan mengonsumsi makanan sehat dan tidak merokok juga tidak mengonsumsi alkohol.

"Hidup sehat adalah langkah awal untuk mendapatkan hidup yang sehat dan terbebas dari berbagai penyakit," katanya.
Sumber : okezone.com

Friday, December 4, 2009

Kulit Sehat Terawat dengan Lidah BuayaKulit Sehat Terawat dengan Lidah Buaya

http://sehat-ituindah.blogspot.com
GIGITAN nyamuk membuat kulit gatal-gatal dan kemerahan? Jangan khawatir, Anda bisa mengatasinya dengan ekstrak lidah buaya. Gatal hilang, kulit pun sehat.

Ibu memiliki peran yang sangat tinggi dalam menjaga dan melindungi kesehatan anggota keluarga, termasuk juga gangguan kulit yang disebabkan gigitan nyamuk.

Aloe vera atau lidah buaya merupakan salah satu jenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit, saat ini bisa dipilih ibu untuk menghindari kulit dari gigitan nyamuk.

Bahkan, tanaman yang mempunyai ragam manfaat ini dikatakan merupakan satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri.

Seperti halnya yang dikatakan nutrisionis dan dermatologis, dr Lenny Tan, bahwa lidah buaya bukan hanya tumbuhan biasa yang mudah hidup di tempat yang kering yang bisa digunakan untuk perawatan rambut saja, melainkan juga sangat beragam manfaatnya untuk perawatan kulit.

"Terdapat penelitian terbaru dari manfaat lidah buaya untuk kulit, di mana penelitian terbarunya tersebut berhubungan dengan kandungan yang terdapat dalam lidah buaya," tutur dokter yang berpraktik di European Slimming Centre (ESC) Dharmawangsa.

Kandungan yang terdapat di dalam lidah buaya, ujar Lenny, ialah lignin, polisakarida, dan vitamin antioksidan, di mana kesemua kandungan tersebut memiliki manfaat yang berbeda-beda.

Lignin merupakan kandungan yang terdapat dalam daun lidah buaya, yang berguna untuk menjaga kelembapan kulit sehingga kulit tidak menjadi kering dan terjaga elastisitasnya, serta bermanfaat untuk mencegah terjadinya alergi kulit pada pemakainya.

"Lignin berfungsi untuk menahan air di dalam kulit sehingga tidak terjadi penguapan di dalam kulit sehingga tidak terjadi penguapan berlebihan dalam kulit," papar dokter lulusan Universitas Trisakti ini.

Polisakarida bisa bermanfaat sebagai anti-inflamasi yang bisa menekan efek kemerahan. Dan vitamin antioksidan yang mengandung vitamin C, E, dan zinc, bisa untuk regenerasi kulit. Ditambah dengan kandungan antrakuinon dan asam amino yang akan sangat berguna bagi kulit, karena membantu kulit untuk segera memperbarui diri untuk menghasilkan selsel baru dan dapat menghilangkan sel kulit mati.

Daging dari daun lidah buaya ini juga memiliki tingkat keasaman yang sama dengan yang dimiliki manusia. Karena itu, lidah buaya ini mampu meresap dengan baik ke dalam tubuh serta memiliki kandungan saponin yang dapat berfungsi sebagai antibakteri dan antijamur.

"Aroma yang terkandung di dalam lidah buaya, yang kemudian dioleskan pada kulit, bisa menipu indra penciuman nyamuk sehingga nyamuk pun tidak menggigit kulit kita," papar dokter yang mengambil spesialisasi nutrisionis dan dermatologis di Singapura ini.

Dijelaskan dokter yang juga berpraktik di kawasan Bekasi ini, bahwa pemakaian lidah buaya untuk melindungi dari gigitan nyamuk. Untuk menghaluskan kulit, lidah buaya bisa digunakan dengan beberapa cara, di antaranya sebagai lotion yang mengandung aloe vera, atau bisa juga dengan mengupas, lalu dicuci bersih dan kemudian dioleskan ke kulit.

"Gunakan lidah buaya di bagian yang tidak dilindungi pakaian, misal di bagian lengan, leher; dan untuk menghindari terjadinya alergi maka bisa dicoba di belakang telinga atau di tangan," saran Lenny saat menjadi pembicara dalam acara temu media bertajuk "Autan Lembut Pelindung seorangku", yang diadakan Autan di The Only One Club, FX Lifestyle X'nter, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Penggunaan secara teratur dapat membuat kulit Anda sehat dan tampak cantik berseri. Anda juga dapat memanfaatkan aloe vera sebagai masker wajah, karena juga mengandung antioksidan yang mencegah penuaan dini.

Bahkan, efek dingin dari jeli lidah buaya dapat menjadi pertolongan pertama penderita luka bakar, serta dapat juga dimanfaatkan untuk kulit yang perih akibat sengatan matahari yang berlebih, karena rasa dingin yang dihasilkan dari lidah buaya akan membantu proses penyembuhan. Peranan ibu pun akhirnya dipilih sebagai peran yang bisa membantu agar anak serta keluarga lain untuk terlindung dari gigitan nyamuk.

Seperti yang dilakukan Annissa Trihapsari, yang melindungi keluarganya dari berbagai penyakit, termasuk penyakit yang disebabkan karena gigitan nyamuk.

"Saya tidak pernah menyepelekan gigitan nyamuk, yang walaupun ujungnya hanya berdampak pada kemerahan atau gatal pada kulit. Karena dengan gigitan nyamuk, bisa juga menimbulkan penyakit seperti demam berdarah," ujar wanita berjilbab yang mengaku pernah tiga kali dihinggapi penyakit demam berdarah.

Oleh sebab itu, Annissa selalu menomorsatukan masalah perlindungan anggota keluarganya dari hal-hal yang mengganggu kesehatan.

"Suami dan anak-anak sangat suka sekali bermain di tempat terbuka. Oleh karena itu, saya selalu mengingatkan mereka untuk mengoleskan lotion penolak nyamuk seperti Autan setiap mereka akan keluar rumah dan bermain di halaman atau di luar rumah," paparnya.

Annissa yang peduli akan kesehatan kulit ini juga kerap memperhatikan kandungan yang terdapat pada krim yang akan dioleskan, termasuk kandungan lidah buaya yang dia percaya mampu merawat kulit agar tetap sehat serta terhindar dari gigitan nyamuk.
Sumber: okezone.com

Gangguan Kulit pada Bayi

http://sehat-ituindah.blogspot.com
KULIT yang masih sensitif membuat rawan terkena gangguan kesehatan kulit. Mulai dari ruam popok, kerak kepala, hingga biang keringat. Jangan remehkan! Gangguan kulit pada bayi harus segera diatasi.

Bayi yang sehat dan lucu pasti menjadi dambaan setiap pasangan. Namun, tentu saja tidak semua bayi beruntung dengan kesehatan yang prima. Apalagi pada anak yang masih bayi, berbagai macam penyakit bisa menyerang dengan mudah.

Bayi sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan di sekitarnya. Tak pelak membuat banyak bayi mengalami gangguan kesehatan. Gangguan kesehatan pada bayi sangat beragam, misalnya gangguan saluran pernapasan, jantung, atau yang ringan seperti influenza yang bisa saja ditularkan dari ibu, kakak atau tamu-tamu yang berkunjung ke rumah.

Tak sedikit pula bayi yang mengalami gangguan pada kulit. Walaupun tergolong ringan dan tidak mematikan, gangguan kulit pada anak yang masih bayi harus diwaspadai. Penyakit kulit pada bayi dan anak mencakup berbagai macam kelainan, mulai dari yang diturunkan (herediter) maupun kongenital, infeksi, peradangan, gangguan perkembangan, atau bisa juga karena gangguan metabolisme tubuh si bayi.

Kelainan kulit pada bayi dapat berbeda dengan penyakit yang sama pada anak yang lebih besar maupun orang dewasa. Diagnosis dan terapi penyakit kulit pada bayi dapat membingungkan karena adanya pola reaksi yang lebih sensitif, kecenderungan lebih mudah timbul lepuh, dan dosis pengobatan yang sering kali berbeda dengan orang dewasa.

"Jika orangtua menemukan gangguan kesehatan kulit pada bayi, segeralah bawa ke rumah sakit. Karena, untuk mendeteksi kelainan kulit pada bayi dibutuhkan pemeriksaan yang teliti," kata Spesialis Anak Rumah Sakit Cipto Mangunkususumo (RSCM) Dr Dewi Maria.

Menurut dokter penggemar buku teknologi antariksa tersebut, berbagai jenis gangguan kulit pada bayi bisa ditemukan, di antara gangguan kulit berupa ruam popok, kerak kepala, biang keringat, komedo hingga gangguan yang disebut dengan beruntus lemak.

"Ruam popok dalam istilah kedokterannya disebut dengan eksim atau dermatitis. Kelainan kulit ini timbul akibat radang di daerah yang tertutup popok," katanya.

Ruam popok biasanya terjadi di sekitar daerah lipatan paha, pantat, anus, dan perut bagian bawah. Ruam popok sering timbul pada bayi atau anak berusia di bawah tiga tahun yang masih menggunakan popok. Gejalanya, bila ringan, hanya berupa kemerahan pada kulit di daerah yang tertutup popok. Bila makin parah, timbul bintilbintil merah, lecet atau luka, bersisik, kadang basah, dan bengkak.

"Kalau sudah begini, biasanya bayi akan rewel dan selalu menangis," katanya.

Penyebab ruam popok adalah orangtua yang tidak segera mengganti popok setelah bayi buang air kecil atau besar. "Urine dan feses (tinja) yang tidak segera dibersihkan akan membentuk amonia dan meningkatkan keasaman (pH) kulit sehingga akhirnya menyebabkan iritasi," tuturnya.

Berbeda dengan ruam popok yang disebabkan terlambat mengganti popok, kerak kepala atau yang biasa disebut dengan borokan ini disebabkan peradangan kulit kepala. Kelainan kulit yang dikenal dengan craddle capdalam dunia kedokteran ini berbentuk seperti kulit yang bersisik.

"Dari penelitian yang pernah dilakukan, kerak kepala diketahui sebagai peradangan kulit di daerah yang berminyak karena ada gangguan pada kelenjar minyak. Kelainan ini juga bersifat genetik atau diturunkan," sebutnya.

Cara penanggulangannya biasanya bersihkan kulit kepala dengan hati-hati karena kulit kepala bayi masih halus dan tipis. Kerak kepala juga akan menghambat keluarnya keringat. Bila dibiarkan, lapisan sel kulit yang mati akan makin banyak dan akhirnya timbul biang keringat juga bisul di kepala.

Gangguan kulit lainnya yang sering ditemukan pada bayi adalah biang keringat. Biang keringat disebabkan produksi keringat yang berlebihan, disertai sumbatan pada saluran kelenjar keringat. Biasanya anggota badan yang diserang adalah dahi, leher, kepala, dada, punggung, atau tempat-tempat tertutup yang mengalami gesekan dengan pakaian.
Sumber : okezone.com

Sunday, November 15, 2009

Hindari Diabetes dengan Hidup Sehat

http://sehat-ituindah.blogspot.com
MENGHINDARI penyakit memang lebih baik daripada mengobati. Salah satu caranya adalah menerapkan gaya hidup sehat seperti mengonsumsi sayur dan buah serta olahraga teratur tiga kali seminggu. Selain itu, sebaiknya jangan mengonsumsi alkohol dan rokok.

Saat seseorang divonis menderita suatu penyakit, bisa dipastikan bahwa orang tersebut akan merasa sedih dan berjuang melawan penyakit tersebut.

Hal itulah yang dilakukan Bong Lay Tjun,48, yang divonis menderita diabetes selama 38 tahun. Tjun mengatakan, setahun sebelum didiagnosis menderita diabetes, dia mengaku sudah mengalami gejala diabetes, seperti penambahan nafsu makan, penurunan berat badan secara drastis, sering haus, dan sering buang air kecil di malam hari.

"Berat badan saya bisa turun sebanyak 3 kg dalam waktu sebulan," ceritanya saat menghadiri acara Peringatan Hari Diabetes Dunia 2009 yang diadakan Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia), sanofiaventis Indonesia, dan RS Pantai Indah Kapuk, di Hotel Grand Sahid Jakarta,pekan lalu.

Sebelumnya, ujar Tjun, dirinya memiliki kebiasaan buruk yakni sering mengonsumsi kopi dengan memakai gula hingga mencapai tiga sendok makan. Dia juga gemar mengonsumsi makanan apa pun dengan kadar kalori tinggi. "Karena kebiasaan saya itulah, saat dicek gula darahnya, kandungan gula dalam darah Tjun mencapai angka 300 dan 400," jelasnya.

Lama-kelamaan, Tjun pun sadar akan gaya hidupnya yang semakin membawanya tidak dalam keadaan sehat sehingga akhirnya dia mengikuti program edukasi "Pandu Diabetes" yang dijalankan RS Pantai Indah Kapuk. Berkat program tersebut, Tjun kini tak lagi bergantung pada obat-obatan.

Tjun memutuskan untuk mengubah pola hidupnya setelah mengikuti seminar mengenai komplikasi diabetes. Tjun pun mulai menerapkan pola diet seimbang, melakukan konsultasi gizi, serta berolahraga seperti senam dan jalan kaki dengan teratur.

"Edukasi itu memberi tahu hal-hal yang kami tidak tahu. Misalnya menjaga pola makan dan melakukan senam secara rutin. Edukasi juga menghindarkan saya dari stres karena larangan-larangan yang berasal dari orang-orang yang tak memahami benar diabetes," tuturnya.

"Bantuan dan dukungan orang-orang terdekat akan menjadikan segala sesuatu jauh lebih mudah," ucap laki-laki yang kini aktif sebagai pandu diabetes ini.

Dari cara mengubah pola hidupnya itulah, Tjun akhirnya bisa mengontrol kadar gula darah dalam batas normal serta bebas obat sejak 2005.

"Edukasi sesama pasien diabetes (peer to peer education) sangat penting, terutama sebagai sarana penyampaian informasi dalam rangka mencegah dan mengobati diabetes. Saya berusaha agar keluarga saya tidak sampai menderita diabetes," ungkapnya.

Ketua Konsultasi Diabetes RS Pantai Indah Kapuk (PIK) Dr Roy Panusunan SpPD-KEMD mengatakan bahwa niat untuk hidup sembuh itu menjadi kunci agar seorang penderita yang hidup dalam penyakit, bisa berjuang melawan penyakitnya.

"Karena itu, persoalan pola pikir memerlukan proses yang panjang dan perlu dukungan dari dalam diri pasien dan keluarganya," paparnya di acara yang sama.

Acara yang juga merupakan peluncuran dari Diabetes EduCenter oleh RS Pantai Indah Kapuk (RS PIK) tersebut, merupakan rangkaian acara untuk memperingati Hari Diabetes Dunia hari ini. RS PIK saat ini memiliki Program Klinik Edukasi Diabetes termasuk di dalamnya adalah perawatan kaki, senam, ceramah diabetes. dan konsultasi gizi.

Roy berharap dengan adanya Diabetes EduCenter di RS Pantai Indah Kapuk, dapat memberikan informasi yang lebih baik sekaligus edukasi yang lebih intensif kepada pasien serta masyarakat mengenai pentingnya mengenal penyakit diabetes serta upaya pencegahannya.

Presiden Direktur Sanofi-Aventis Indonesia Gilbert Julien mengatakan, Diabetes EduCenter merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang bertujuan memiliki pengetahuan tentang diabetes dan cara untuk mengendalikannya sehingga kualitas hidup meningkat.

"Di Diabetes EduCenter, pasien dan masyarakat dapat berkomunikasi dengan para dokter dan edukator tentang diabetes," ucapnya, yang berkeinginan membangun beberapa Diabetes EduCenter di beberapa kota besar di Indonesia.
Sumber : Okezone.com

Tuesday, October 27, 2009

Inilah Penyebab Penyakit Jantung Koroner!

http://sehat-ituindah.blogspot.com
DI BANYAK negara, termasuk Indonesia, penyakit jantung koroner (PKJ) adalah pembunuh nomor satu. Penyakit yang terjadi karena penyempitan pembuluh darah koroner ini dipicu oleh banyak faktor. Gaya hidup tak sehat adalah salah satu faktor yang memicu terjadinya penyakit ini.

Menurut Prof Dr Dr Budhi Setianto SpJP, ahli penyakit jantung dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Slipi, Jakarta Barat, koroner adalah pembuluh darah atau arteri. Fungsinya adalah memberi makan otot jantung supaya jantung dapat berfungsi dengan baik. "Penyakit jantung koroner disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah koroner yang mendarahi otot jantung," katanya.

Pembuluh darah menyempit karena ada penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah. Proses ini disebut aterosklerosis. Ketika arteri atau pembuluh darah tersumbat, aliran darah akan menurun, sehingga terjadi serangan jantung. "Serangan jantung juga disebabkan oleh vasokontriksi atau penyempitan pembuluh darah akibat kontraksi dari otot pembuluh darah," sambungnya.

Penyebab dan Gejala

Ada beberapa faktor penyebab terjadinya penyakit jantung koroner. Pada umumnya ada dua bagian, yaitu faktor penyebab yang dapat diubah dan faktor penyebab yang tidak diubah.

Faktor penyebab yang tidak dapat diubah adalah faktor keturunan dan jenis kelamin. Jika orangtua atau kakek dan neneknya menderita penyakit jantung koroner, kemungkinan besar anaknya menderita penyakit jantung koroner, kemungkinan besar anaknya menderita penyakit ini adalah laki-laki. Banyak laki-laki berusia 30 tahun menderita penyakit ini.

Sementara faktor yang dapat diubah berkaitan dengan gaya hidup. Kegemukan, hipertensi (darah tinggi), diabetes melitus (kencing manis), kebiasaan merokok, dan kadar lemak darah yang tinggi bisa memicu terjadinya penyakit jantung koroner.

Demikian juga stres. Pada saat stres, terjadi ketidakseimbangan kerja pada jantung. Kerja jantung bertambah, sehingga otot jantung memerlukan banyak asupan darah.

Ada beberapa gejala yang muncul. Gejala yang khas adalah dada terasa sakit atau nyeri dan seperti dutusuk benda tajam. Biasanya rasa sakit ini berlangsung sampai 20 menit. Rasa ini, nyeri, harus benar-benar diidentifikasi untuk mengetahui apakah rasa itu disebabkan oleh kelainan jantung atau oleh gangguan otot atau gangguan pada fungsi pernapasan.

Nyeri dada jantung biasanya seperti dada ditindih benda berat dan terasa sakit pada tulang dada atau yang disebut dengan sternum. Rasa nyeri ini bisa menjalar hingga ke leher dan punggung bagian kanan dan kiri. "Sakit dada juga terjadi karena si pasien melakukan aktivitas seperti bekerja terlalu berat," jelasnya.

Jika muncul gejala seperti itu, pasien harus pergi atau dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis. Pasien akan langsung didentifikasi oleh dokter ahli jantung apakah benar terjadi serangan jantung koroner atau tidak. "Biasanya dokter langsung memberikan obat-obat pelebar pembuluh darah koroner atau nitrat. Kalau memang benar terjadi serangan jantung, maka akan ditangani lebih lanjut oleh dokter ahli jantung," sambungnya.

Pemeriksaan dan Pengobatan

Pertama-tama adalah anamnesis yaitu tanya jawab dengan pasien tentang sakit dada yang khas itu. Kemudian ada pemeriksaan dengan EKG (Elektro Kardiogram). "Pemeriksaan ini dilakukan pada waktu tidur atau yang disebut dengan statis," katanya.

Selanjutnya, pemeriksaan dengan cara kardiologi nuklir, yaitu sebuah bentuk pemeriksaan yang menggunakan sedikit bahan radioaktif untuk melihat aliran darah otot jantung, mengevaluasi fungsi pompa jantung, melihat luas dan lokasi otot jantung yang rusak dan melihat perfusi otot jantung.

Selain kardiologi nuklir, ada juga scanning nuklir jantung, yaitu sebuah bentuk pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi secara dini ada-tidaknya penyakit jantung koroner, untuk mengetahui pembuluh koroner mana yang memberikan dampak iskemia pada pasien yang telah dilakukan kateterisasi jantung, untuk mengevaluasi keadaan sebelum dan sesudah dilakukan balon angioplasty dan bedah pintas koroner, dan stratifikasi prognostik. "Bila gangguan perfusi nuklirnya luas, maka harapan hidup dan kejadian serangan jantung ke depan semakin buruk," tandasnya.

Pengobatan

Ada beberapa jenis obat yang biasanya diberikan kepada penderita penyakit jantung koroner ini. Pertama adalah golongan statin. Obat ini berfungsi menurunkan kadar lemak darah dengan mencegah pembentukan kolesterol terutama kolesterol jahat atau low density lippoprotein (LDL). "Obat ini juga mempunyai efek pleotropik yaitu mengurangi inflasi plak agar tidak mudah pecah. Apabila plak pecah, bisa terjadi serangan jantung," terang dr Budhi.

Statin ini hanya diminum sekali dalam sehari. Biasanya pada malam hari untuk jangka waktu yang panjang. Efek samping obat ini adalah terjadinya gangguan hati. "Oleh karena itu, perlu dilakukan pemeriksaan fungsi hati secara berkala. Setelah beberapa bulan pemakaian, biasanya otot terasa nyeri," sambungnya.

Kedua, asetosal. Asetosal berfungsi menghambat pengumpulan keping darah atau trombosit dan mencegah serangan jantung sampai 20 persen. Tapi asetosal ini tidak bisa dikonsumsi pasien yang menderita sakit lambung. Sebagai gantinya, bisa diberikan clopidrogel yang dikonsumsi selama 1 bulan sampai setahun.

Obat lain yang bisa diberikan adalah penyekat beta. "Obat ini berfungsi menurunkan denyut jantung dan melebarkan koroner atau vasodilatasi," imbuh dr Budhi. Tapi penderita asma, penderita penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), atau dengan blok irama jantung tidak boleh mengonsumsi obat ini. Sebagai gantinya, bisa diberikan golongan antagonis kalsium seperti diltiazem.

Obat lain yang juga diberikan adalah penghambat enzim pengubah angiotensinogen. Obat ini mencegah perubahan struktur dan mengurangi beban jantung. "Pemberian enzim pengubah angiotensinogen itu sendiri dalam jangka panjang dan mempunyai efek samping yaitu si pasien mengalami gangguan batuk dan bisa diganti dengan golongan penghambat reseptor angiotensin," jelasnya.
Sumber: okezone.com

Monday, October 19, 2009

Hati-Hati, Mie Instan Sebabkan Gangguan Kesehatan!

http://sehat-ituindah.blogspot.com
SALAH satu jenis makanan cepat saji adalah mie. Mie ini punya beberapa jenis. Ada mie instan, mie kering, mie basah, mie rebus yang dibuat dari terigu (gandum).

Ada juga bihun, yang dibuat dari tepung beras. Lalu soun yang dibuat dari pati tepung kacang hijau. Ada juga yang dibuat dari campuran tepung terigu dan beras, tepung tapioka, tepung kentang atau tepung soba.

Dari semua jenis mie itu, yang paling populer tentu mie instan, dengan berbagai merek dan cita rasanya, baik dalam kemasan plastik polietilen maupun polistiren (styofoam) dalam bentuk cangkir atau mangkuk.

Mie instan sebenarnya sangat panjang. Kemudian dilipat, digoreng, dan dikeringkan dalam oven panas. Penggorengan inilah yang membuat mie mengandung lemak. Bahan baku utama mie instan memang tepung terigu. Namun selama proses pembuatannya, dipakai juga minyak sayur, garam, natrium polifosfat (pengemulsi, penstabil, dan pengental), natrium karbonat dan kalium karbonat (keduanya pengatur keasaman), tartrazive (pewarna kuning).

Kadang natrium polifosfat dicampur guar gum. Bahan lain adalah karamel, hidrolisat protein nabati, ribotide, zat besi, dan asam malat yang fungsinya tidak jelas. Selain minyak sayur, ada pula food additive, yaitu bahan-bahan kimia yang ditambahkan selama proses pengolahan makanan agar makanan tersebut memiliki sifat-sifat tertentu.

Bumbu mie, seperti garam, gula, cabai merah, bawang putih, bawang merah, saus tomat, kecap, vetsin (MSG) dan bahan cita rasa (rasa ayam, rasa udang, rasa sapi) juga banyak menggunakan additive. Belum lagi styrofoam dalam mie cangkir yang dicurigai bisa menyebabkan kanker.

Mie instan mengandung karbohidrat dan lemak karena dikeringkan dengan cara digoreng dengan minyak. Makanan instan sebetulnya kurang mengandung protein, serat, dan vitamin.

"Bumbunya biasanya mengandung banyak garam sehingga tidak baik bagi penderita tekanan darah tinggi dan MSG (monosodium glutamat) atau penyedap rasa. MSG dapat menyebabkan demam, rasa lelah, dan sakit kepala bagi yang sensitif terhadap MSG," jelas dr Sonia Wibisono.

Makanan instan biasanya hanya mengandung zat karbohidrat dan lemak saja, tanpa tambahan lauk atau sayuran. Sehingga tidak mencukupi asupan gizi.

"Jadi, sebaiknya jangan memakan makanan instan setiap hari. Sekali-sekali boleh kalau bisa, hanya sekali seminggu atau kurang. Karena tubuh membutuhkan variasi makanan untuk melengkapi gizi yang diperlukan," sambung dokter cantik ini.

Ketika hendak menyiapkan atau menyajikan mie instan, lanjut dr Sonia, sebaiknya tidak semua bumbu dituangkan atau dipakai. Secukupnya saja untuk mengurangi garam dan MSG yang masuk ke dalam tubuh. Sebaiknya tambahkan lauk seperti ayam atau telur dan sayuran ke dalam mie instan.

"Wajar jika mie instan disukai karena praktis, cepat, lezat, dan murah. Tapi tahukah Anda bahwa mie instan memiliki kandungan gizi yang sangat minim dan bahkan zat additive tak baik untuk wanita yang tengah hamil dan juga balita?," tanyanya.

Meski risiko akibat additive tak langsung kelihatan, namun menurut Arlene Eisenberg, dalam buku berjudul What to Eat When You`re Expecting, ibu hamil sebaiknya menghindari makanan yang banyak mengandung additive. Bagi balita, bahan-bahan yang sebenarnya tak dibutuhkan tubuh ini juga bisa memperlambat kerja organ-organ pencernaan.

"Efeknya sih pasti mengurangi kesegaran dan kecantikan. Karena kan tubuh kurang nutrisi dan mie instan itu banyak mengandung MSG-nya," tandas dr Sonia.

Kandungan utama mie adalah karbohidrat. Ada juga protein tepung dan lemak, baik dari mienya sendiri maupun dari minyak sayurnya.

"Jika dilihat komposisi gizinya, mie memang tinggi kalori. Namun sangat minim zat-zat gizi penting lain seperti vitamin, mineral, dan serat," jelas dokter kelahiran Jakarta, 11 Oktober 1977 ini.

Karena itulah, mie tak perlu dikonsumsi setiap hari. Cukup sesekali. Dan perlu ditambahkan sayuran seperti kol, sawi, tomat, brokoli, wortel, kecambah, udang telur, sosis, atau kornet.
Sumber: okezone.com

Monday, October 5, 2009

Kelainan Sendi, Kenali Gejala Umumnya!

http://sehat-ituindah.blogspot.com

KELAINAN-kelainan sendi rahang umumnya terjadi karena aktivitas yang tidak berimbang dari otot-otot rahang dan atau spasme otot rahang dan pemakaian berlebihan. Banyak gejala mungkin terlihat tidak berhubungan dengan temporomandibular joint (TMJ) sendiri. Berikut adalah gejalagejala yang umum


1. SAKIT KEPALA

Hampir 80 persen pasien dengan gangguan sendi rahang mengeluh tentang sakit kepala, dan 40% melaporkan sakit muka. Sakitnya sering kali lebih menjadi lebih ketika membuka dan menutup rahang. Paparan kepada udara dingin atau udara AC dapat meningkatkan kontraksi otot dan sakit muka.

2. SAKIT TELINGA

Kira-kira 50 persen pasien dengan gangguan sendi rahang merasakan sakit telinga, namun tidak ada tanda-tanda infeksi. Sakit telinganya umumnya digambarkan sepertinya berada di muka atau bawah telinga.

Sering kali pasien-pasien dirawat berulang kali untuk penyakit yang dikirakan infeksi telinga yang sering kali dapat dibedakan dari TMJ oleh suatu yang berhubungan dengan kehilangan pendengaran (hearing loss) atau drainase telinga (yang dapat diharapkan jika memang ada infeksi telinga). Karena sakit telinga terjadi begitu umum, spesialis-spesialis kuping sering diminta bantuannya untuk membuat diagnosis dari gangguan sendi rahang.

3. BUNYI-BUNYI

Bunyi-bunyi kertakan (grinding), kercek (crunching) dan meletus (popping), secara medis diistilahkan crepitus, adalah umum pada pasien-pasien dengan gangguan sendi rahang. Bunyi-bunyi ini dapat atau tidak disertai dengan sakit yang meningkat. Atau suara "klik" atau letupan pada rahang.

4. PUSING

Dari pasien-pasien dengan gangguan sendi rahang,40% melaporkan pusing yang samar atau ketidakseimbangan (umumnya bukan suatu spinning type vertigo). Penyebab dari tipe pusing ini tidak diketahui.

5. KEPENUHAN TELINGAN

Kira-kira 30 persen pasien dengan gangguan sendi rahang menggambarkan telinga-telinga yang teredam (muffled), tersumbat (clogged) atau penuh (full). Mereka dapat merasakan kepenuhan telinga dan sakit sewaktu pesawat terbang berangkat (takeoffs) dan mendarat (landings).

Gejala-gejala ini umumnya disebabkan kelainan fungsi dari tabung eustachian (eustachian tube), struktur yang bertanggung jawab untuk pengaturan tekanan di telinga tengah. Diperkirakan pasien dengan gangguan sendi rahang mempunyai aktivitas hiper (spasme) dari otot-otot yang bertanggung jawab untuk pengaturan pembukaan dan penutupan tabung eustachian.

6. DENGUNG DALAM TELINGA (TINNITUS)

Untuk penyebab-penyebab yang tidak diketahui, 33 persen pasien dengan gangguan sendi rahang mengalami suara bising (noise) atau dengung (tinnitus).

7. MATI RASA ATAU KESEMUTAN PADA JARI-JARI

8. NYERI PADA WAJAH
Sumber : okezone.com

Wednesday, September 23, 2009

5 Hobi Pencegah Tulang Keropos

http://sehat-ituindah.blogspot.com
OSTEOPOROSIS atau kekeroposan tulang kerap dialami saat memasuki usia setengah abad. Pada wanita, besar kemunginan hal ini dialami oleh mereka yang telah memasuki masa menopause. Untuk itu tak heran bila para ahli menyarankan di awal usia 30-an sebaiknya sudah mulai merawat tulang.

Selain dengan berbagai asupan gizi yang seimbang dan tepat. Anda pun bisa merawatnya dengan beragam latihan olah fisik yang mudah sehingga Anda bisa merasakan manfaatnya untuk kesehatan tulang.

Untuk Anda yang ingin mengetahui apa saja jenis olah fisik yang bisa membantu menjaga kesehatan tulang, berikut pemaparannya:

Berkebun

Mengangkat pot, menyeret karung besi, dan menggali lubang sangat bermanfaat dalam membentuk masa tulang. Di bandingkan dengan hanya berjongkok atau merangkak, yang juga sering dilakukan ketika seseorang sedang berkebun.

Olahraga air

Banyak jenis olahraga air yang dapat memberikan latihan yang sesungguhnya di butuhkan oleh tulang. Misalnya olahraga layar dan selancar yang membuat tubuh banyak bergerak.

Mengatur keseimbangan tubuh saat melawan gelombang juga merupakan tugas yang sangat berat, tak heran bila olah fisik seperti ini sangat berguna bagi kesehatan tulang.

Menari

Semua jenis tarian akan menjadi latihan yang baik bagi tulang selama semua gerakan dilakukan dengan semangat dan benar. Tari ball-room, swing atau hip-hop bisa membantu memperbaiki keseimbangan serta postur tubuh, dan mungkin akan membantu mencegah seseorang dari terjatuh, dan bungkuk saat tua.

Hiking

Mendaki ke atas bukit dapat memberikan banyak beban pada otot. Sehingga, saat turun akan memberikan beban yang lebih besar pada tulang. Untuk itu, olahraga ini patut dicoba jika Anda ingin tulang tetap sehat.

Bersepeda

Bersepeda merupakan olahraga yang membutuhkan keterampilan. Selain membuat tubuh harus seimbang, jantung dan paru-paru juga ikut bekerja. Gerakan otot tungkai, lengan, perut dan punggung cukup membuat tubuh bergerak.
Sumber : okezone.com

Friday, September 11, 2009

Air Kelapa Penangkal Dehidrasi

http://sehat-ituindah.blogspot.com
SETIAP kali melewati jalan-jalan di kota besar, sering kali terlihat orang-orang berjualan kelapa muda di pinggir jalan. Selain bisa mengobati rasa haus para pengguna jalan saat beristirahat, air kelapa muda ternyata bermanfaat banyak bagi tubuh.

Sejauh ini, memang banyak minum merupakan cara yang paling di anjurkan untuk mencegah dehidrasi. Tentu saja selain minum air, nutrisi makanan yang mengandung banyak air seperti buah-buahan dan sayur-sayuran, juga sangat disarankan.

Inilah beberapa kondisi yang dianjurkan untuk meningkatkan asupan air:

1. Tingkatkan asupan air saat Sakit. Jika mulai merasa sakit, segera tingkatkan asupan air sebelum rasa haus datang. Misalnya pada flu, batuk, dan diare.

2. Tingkatkan asupan air ketika latihan atau saat beraktivitas. Jika melakukan olahraga, terutama olahraga yang memeras keringat, jangan lupa memeras keringat, jangan lupa untuk minum sebelum, selama dan setelah olahraga. Selain mengandung air, keringat juga mengandung elektrolit sehingga perlu diganti dengan air dan elektrolit, seperti yang terkandung dalam air kelapa.

3. Tingkatkan asupan air ketika lingkungan yang panas dan kering menyebabkan cairan tubuh banyak yang hilang, sehingga perlu segera digantikan untuk tetap menjaga keseimbangan cairan tubuh
Sumber : Okezone.com

Saturday, September 5, 2009

Jangan Sekadar Menghilangkan Dahaga!

http://sehat-ituindah.blogspot.com
MENAHAN lapar mungkin tidak terlalu berat dibandingkan dahaga yang kerap melanda saat berpuasa. Lalu bagaimana agar BuMil yang berpuasa tidak kekurangan cairan? Bolehkah melepas dahaga dengan mengonsumsi minuman isotonik yang kini makin digemari?

Cairan merupakan komponen yang penting untuk ibu hamil. Moms harus bisa mengonsumsi sejumlah cairan yang akan mencukupi kebutuhan tubuh.

Patut diingat bagi ibu hamil (trimester pertama) yang mengalami mual muntah, tidak dianjurkan untuk berpuasa karena sulit memenuhi kebutuhan nutrisi dan cairan hanya pada saat berbuka.

Jika Anda satu di antara BuMil tersebut, pemaparan dr Arju Anita, Sp.OG dari RS Jakarta Medical Center bisa menambah wawasan Anda.

Perhatikan Kebutuhan Nutrisi! Hindari Kolak!

Sebenarnya sewaktu berpuasa, yang berubah hanyalah jam masuknya makanan ke dalam tubuh. Kalau makanan yang dapat diterima oleh tubuh hanya sedikit, tentu harus diimbangi dengan nutrisi yang mencukupi sekaligus memenuhi kebutuhan minimal wanita hamil.

Karena itu, perlu diperhatikan menu saat sahur dan berbuka yang penting bagi BuMil yaitu kebutuhan asupan makanan sehat, sayur, vitamin, mineral, zat besi dan protein.

Saat berbuka, sebaiknya hindari asupan yang tidak terlalu bermanfaat misalnya kolak, karena kandungannya hanya pisang, gula dan santan (cenderung cepat membuat kenyang sehingga tidak dapat mengonsumsi makanan lain).

Minum Manis

Justru yang harus dilakukan BuMil adalah minum dan makan yang manis untuk menggantikan gula yang berkurang saat puasa. Jangan lupa konsumsi makanan yang berasal dari protein hewani dan nabati diperbanyak, seimbangkan asupan karbohidrat (nasi, biskuit, gula) dan protein.

Minuman manis dapat berupa manisan buah, jus, atau es buah. Minuman yang sekarang makin diminati seperti minuman ion dalam kemasan boleh saja dikonsumi BuMil, asalkan diteliti terlebih dahulu apakah mengandung bahan pengawet atau tidak.

Jika kandungannya aman, BuMil boleh minum saat sahur atau buka, masing-masing satu kaleng. Jadi, tak perlu khawatir lagi ya Moms! Pastikan kesehatan dan kebersamaan Anda sekeluarga tetap terjaga saat berpuasa.
Sumber: okezone.com

Wednesday, August 19, 2009

PhytoStemCell Cegah Penuaan

http://sehat-ituindah.blogspot.com
BANYAK cara untuk mencegah penuaan pada kulit wajah. Salah satunya adalah dengan PhytoStemCell. Dokter Indah Julianto SpKK, konsultan bedah kulit, mengatakan bahwa PhytoStemCell bisa bekerja sebagai anti-aging pada kulit manusia.

Phyto-StemCell akan melindungi, mengaktifkan kembali selsel kulit yang telah rusak akibat efek buruk dari proses penuaan kulit, paparan sinar UV, serta faktor eksternal lainnya. Begitulah ungkap dokter yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Kulit & Kelamin, Subbagian Bedah Kulit & Tumor, di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo ini.

"PhytoStemCell juga bekerja memelihara agar sel kulit tidak rusak sehingga dapat memperpanjang umur sel-sel kulit, serta menjaga aktivitasnya agar tetap dalam kondisi yang normal tanpa merusak DNA pada kulit," ungkapnya saat menjadi pembicara dalam acara "21st Multicare Convention 2009" bertema Transformation for Better Future.

Dokter Indah juga menjelaskan bahwa selama hidup, tubuh tetap memerlukan PhytoStemCell dengan sifatnya yang "totipotent", yaitu dapat beregenerasi menjadi semua jenis sel dan kaya akan epigenetic factor (memiliki sifat genetik yang sama dari induknya). Dalam presentasinya, dr Indah memperlihatkan hasil penggunaan rangkaian produk "PhytoStemcell Series" dari Multicare yang dicobakan ke beberapa orang pasien selama 28 hari.

Hasilnya menunjukkan bahwa segala efek buruk yang terjadi akibat pengaruh dari proses penuaan kulit dan faktor-faktor eksternal, yaitu sinar UV, lingkungan, dan gaya hidup yang menyebabkan kulit menjadi kasar, kusam, kering. Selain itu, kemunculan noda hitam dan kerutan pada kulit dapat berkurang secara signifikan. Maka penggunaan yang rutin, kulit dapat tampak lebih halus dan muda kembali.

Deni Aprilwati S.Si, Apt selaku Kepala Bagian R & D untuk produk-produk kecantikan Multicare menuturkan, mekanisme pengembangan produk PhytoStemCell Series di Multicare dan bahan aktifnya, yaitu PhytoCellTec Malus Domestica,merupakan pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Bahan ini bersumber dari sel induk kultur apel yang unik dan langka dari Swiss, dengan diproses melalui teknologi mutakhir yang telah dipatenkan, serta telah memperoleh penghargaan sebagai bahan aktif terbaik "Best Active Ingredients" dalam ajang Innovation Award 2008 dari European Cosmetic Sementara itu, dr Lula Kamal (dokter/artis) yang juga hadir sebagai bintang tamu, berbagi pengalaman akan manfaat luar biasa dari produk PhytoStemCell.

Setelah selama 28 hari menggunakan PhytoStemCell, Lula merasakan kulit wajahnya semakin halus, lembap, dan kerutan di wajah menipis.
Sumber: Okezone.com

Saturday, August 15, 2009

Tip Jalankan Ibadah Puasa yang Baik & Benar

http://sehat-ituindah.blogspot.com
MENJALANKAN ibadah puasa ternyata memiliki banyak manfaat, baik dari sisi sosial, kejiwaan, maupun kesehatan. Dari segi sosial, puasa melatih orang berdisiplin, cinta keadilan, dan kadamaian.

Dari sisi kejiwaan, puasa membuat manusia menjadi pandai dalam menguasai diri. Sedangkan dari sisi kesehatan, berpuasa berarti mengistirahatkan saluran pencernaan (usus), enzim, dan hormon yang biasanya bekerja untuk mencerna makanan terus-menerus selama kurang lebih 18 jam.

Organ vital ini dapat istirahat selama 14 jam. Pada saat puasa, kadar gula dalam darah mudah dikendalikan. Apabila kadar gula darah turun, cadangan gula dalam bentuk glikogen di dalam hati mulai digunakan. Berikut beberapa tip untuk Anda:

1. Niat ikhlas. Tanpa ini, mungkin Anda masih tetap bisa mendapatkan manfaatnya dari sisi kesehatan, sosial, maupun kejiwaan. Tapi untuk urusan pahala, jangan harap Anda akan mendapatkannya. Niat yang ikhlas bisa memicu Anda untuk konsisten dalam berpuasa?

2. Cukup Air. Sangat sederhana memang. Tapi justru ini yang sering dilupakan orang ketika adzan magrib berkumandang. Kebutuhan air tidak boleh Anda abaikan begitu saja. Tidak harus air putih. Kalau Anda menginginkan variasi, Anda bisa memilih teh, susu, jus buah, koktail buah, atau juga kuah sayur.

3. Cukup Kebutuhan Kalori. Kalori akan menghasilkan tenaga yang dibutuhkan manusia. Dalam sehari, wanita membutuhkan kalori sekiRA 1900 kalori, sedangkan pria 2100 kalori.

Saat berpuasa, tentunya Anda bisa memenuhi angka tersebut pada saat berbuka dan sahur. Oleh karena itu, sebaiknya pilih makanan yang alami, agar makanan gampang diubah menjadi kalori tanpa menghasilkan efek negatif bagi tubuh, seperti kandungan bahan kimia dalam makanan olahan. Banyak sumber kalori yang bisa Anda peroleh dari nasi, jagung, atau mie. Protein bisa didapat dari daging, tahu, dan lainnya.

4. Makan Secara Bertahap. Lapar karena seharian berpuasa bukan alasan untuk mengumbar nafsu makan saat berbuka. Lihatlah kebutuhan yang harus Anda penuhi. Karbohidrat 50-60 persen, protein 10-20 persen, lemak 20-25 persen, cukup vitamin dan mineral dari sayur dan buah.

Makanlah secara bertahap. Bisa Anda mulai dengan menikmati makanan ringan atau minuman yang manis-manis seperti kolak pisang, kurma atau teh manis. Makanan manis mengandung karbohidrat sederhana yang akan mudah diserap dan segera menaikkan kadar gula darah.

Setelah salat magrib, makan makanan pelengkap yang terdiri dari nasi atau pengganti nasi, protein dari ayam, ikan, atau daging, tahu atau tempe, serat dari sayuran, dan buah.

Setelah salat tarawih, Anda dapat makan camilan berupa roti atau buah. Pembagian makan bisa Anda lakukan seperti ini: 50 persen untuk berbuka, 10 persen setelah salat tarawih, dan 40 persen waktu sahur.

5. Rajin Sahur. Usahakan porsi sahur tidak sama dengan porsi makan saat berbuka puasa. Makanlah makanan dengan kadar protein tinggi. Pencernaan dan penyerapan makanan juga menjadi lebih lama dibandingkan dengan makanan yang kadar karbohidratnya tinggi. Setelah sahur, tambahkan susu tanpa lemak dan suplemen multivitamin agar stamina tetap terjaga.

6. Rajin berolahraga. Tubuh Anda justru akan semakin lesu jika Anda tidak berolahraga. Tak harus olahraga yang banyak mengeluarkan keringat, tapi cukup olahraga yang banyak mengeluarkan keringat, tapi cukup olahraga ringan saja seperti jalan kaki, naik sepeda, dan lain-lain. Waktu berolahraga yang baik adalah menjelang berbuka puasa.

7. Tidur siang. Ini akan membantu Anda agar tidak mengeluarkan cairan tubuh berlebihan karena sengatan matahari atau yang lainnya. Selain itu, tidur siang akan mengurangi rangsangan lapar yang berasal dari perut.
Sumber : Okezone.com

Thursday, August 6, 2009

Strep Throat, Biasanya Menjangkiti Anak-Anak

http://sehat-ituindah.blogspot.com
STREP THROAT lazimnya dialami anak-anak berusia 5-15 tahun, tetapi tetap dapat mengenai segala umur. Walaupun penyakit ini dapat muncul kapan saja sepanjang tahun, strep throat cenderung bersirkulasi saat cuaca dingin. Bagaimana cara mengenali bahwa infeksi yang menyerang disebabkan bakteri, bukan virus? Kita bisa lihat gejalanya.
Infeksi yang disebabkan virus biasanya diikuti pilek dan batuk, sedangkan infeksi yang disebabkan bakteri tanpa keluhan pilek dan batuk. Selain itu, ada beberapa gejala yang khas di antaranya amandel memerah dan membengkak, kadang terdapat bercak putih atau bernanah, pembengkakan pada kelenjar getah bening daerah leher, dan demam lebih dari 39 derajat Celsius pada anak-anak yang sudah cukup besar, atau demam yang berlangsung lebih dari dua hari.

Uji laboratorium bisa dilakukan dengan beberapa cara. Pertama dengan usap tenggorok (throat culture). Pengusapan dilakukan menggunakan alat usap yang steril pada tenggorokan dan amandel guna mendapatkan sampel lendir. Prosedur ini tidak menyakitkan, tetapi sedikit merangsang muntah.

Sampel lendir yang didapat kemudian diuji di laboratorium untuk memeriksa adanya bakteri. Hasil uji usap tenggorok biasanya memakan waktu hingga dua hari. Jika menginginkan hasil yang cepat, dapat dilakukan uji rapid antigen. Uji ini dapat mendeteksi adanya bakteri strep dalam beberapa menit dengan melihat antigen atau zat asing (foreign substances) dalam tenggorokan.

Namun, uji laboratorium jenis ini memiliki kekurangan, yaitu kadang tidak dapat membaca adanya infeksi strep throat. Karena itu, dokter masih menggunakan uji usap tenggorok (throat culture), terutama jika hasil dari uji rapid antigen nilainya negatif.

Cara lain yang juga lazim digunakan adalah uji rapid DNA. Uji ini relatif baru, menggunakan teknologi DNA untuk mendeteksi adanya penyakit strep throat dalam waktu paling lama satu hari dengan menggunakan hasil usap tenggorok. Uji ini seakurat usap tenggorok (throat culture) dan hasilnya bisa diketahui lebih cepat.

Jika hasil uji laboratorium menunjukkan positif, pengobatan harus segera dilakukan. Sebab, meski strep throat sendiri sebenarnya tidak berbahaya, jika tidak diobati akan menimbulkan komplikasi yang serius. Beberapa komplikasi yang bisa timbul adalah tonsillitis atau tonsil yang bernanah karena adanya infeksi (peritonsillar abscess), infeksi sinus (sinusitis), infeksi telinga, demam, dan scarlet atau penyakit yang ditandai dengan adanya bercak di kulit.

Selain itu, radang tenggorokan strep juga dapat menyebabkan peradangan ginjal (glomerulonephritis) dan demam rematik (rheumaticfever).

Demam rematik menyebabkan penumpukan peradangan yang terbentuk pada jaringan-jaringan tubuh, termasuk pada tulang sendi, kulit, dan otot. Penumpukan peradangan ini juga mungkin akan terbentuk pada otot jantung, terutama pada saluran jantung, yang menyebabkan luka dan memengaruhi aliran darah di dalam jantung.

Walaupun tindakan operasi dapat memperbaiki saluran yang luka, kerusakan yang ada mungkin tidak bisa hilang. Dalam beberapa kasus, kerusakan ini dapat menyebabkan gagal jantung.
Sumber : Okezone.com

Segelas Jus vs Kesehatan Kulit

http://sehat-ituindah.blogspot.com
BUKAN rahasia, jika mengonsumsi segelas jus dapat membantu seseorang mempertahankan bobot tubuh. Minum segelas jus juga bisa menghadang beberapa penyakit loh. Benarkah?

Tak hanya itu saja, meneguk segelas jus bisa memberi bonus pada kesehatan kulit. Saluran pencernaan makanan di usus Anda juga bisa lebih lancar.

Seperti yang dilansir dari Carefair, segelas jus bersumber dari ekstrak sayur serta buah-buahan. Mungkin bila ingin lebih praktis, Anda bisa membeli beragam varian rasa jus yang ada di supermarket terkemuka. Tapi nyatanya, manfaat nutrisi dari jus kalengan tersebut diragukan.

Apa perbedaannya? Jelas banyak. Jus buah atau jus sayur yang dijual di supermarket lokal mengandung banyak zat pengawet. Kandungan jus di dalamnya juga ditambah pemanis buatan serta varian rasa yang tidak alami.

Meski beberapa brand terkemuka mempromosikan produk mereka tidak mengandung pemanis buatan serta menjamin kesegarannya, proses produksi jus tersebut memungkinkan mengeluarkan vitamin dan nutrisi di dalam jus.

Pilihan membuat jus sendiri di rumah bisa Anda terapkan. Daripada menggunakan juicer yang bisa mengeluarkan serat dari buah serta sayuran, lebih baik gunakan blender.

Dengan juicer, Anda hanya mendapatkan jus. Tapi bila menggunakan blender, serat masih tertinggal di dalam jus. Sehingga Anda masih bisa mengonsumsi serat di dalamnya. Serat merupakan bagian paling menyehatkan dari sayur serta buah-buahan.

Manfaat segelas jus untuk kesehatan kulit

Memang belum ada fakta langsung mengenai hubungan mengonsumsi jus dengan kecantikan kulit. Konsumsi jus bisa membantu tubuh untuk membersihkan racun-racun yang melekat di tiap-tiap organ. Dengan proses tersebut, kulit pun akan terlihat lebih sehat dan lembut.

Beberapa orang yang dilansir Carefair memberi ulasan tentang segelas jus dan hubungannya dengan kesehatan kulit. Rata-rata mereka mengaku sejak rutin mengonsumsi jus sehari-hari, kulit tubuhnya tampak lebih bersinar. Kedua bola mata mereka pun tampak berkilau.

Meneguk segelas jus sama artinya dengan memberi persediaan antioksidan, vitamin, dan mineral untuk kesehatan kulit. Dengan rutinitas Anda mengonsumsi segelas juga juga dapat merontokan toksin di dalam ginjal serta hati.

Kombinasi wortel serta apel sangat baik bila dikonsumsi setiap hari. Atau bila tidak sempat sarapan, Anda bisa membuat jus dari pisang, melon dan madu dalam satu sajian.
Sumber: Okezone.com

Monday, August 3, 2009

Terapi Oksigen Hiperbarik, Sehat & Awet Muda

http://sehat-ituindah.blogspot.com
TAK banyak yang tahu bahwa oksigen punya daya menyembuhkan jaringan tubuh yang rusak. Terapi oksigen hiperbarik tak hanya mempercepat pemulihan beragam jenis luka, juga mencegah penuaan dini.

Oksigen merupakan salah satu komponen penting dalam proses oksidasi makhluk hidup di muka bumi ini. Kekurangan atau bahkan ketiadaan oksigen selama jangka waktu tertentu dapat menyebabkan kematian jaringan tubuh ataupun kecacatan. Bahkan, seseorang yang kehabisan oksigen lebih dari tiga menit berisiko meninggal seketika.

Setiap hari saat bernapas, kadar oksigen yang kita hirup dalam sebuah ruangan berkisar hanya 20 persen, sisanya adalah campuran gas terutama nitrogen. Nah, karena kita bernapas setiap hari, otomatis tubuh kita pun menyimpan oksigen.

Selain memegang fungsi vital dalam pernapasan, oksigen juga dibutuhkan agar tubuh tetap bugar dan sehat. Kulit sebagai organ hidup juga membutuhkan oksigen untuk tetap sehat. Oksigen membantu produksi kolagen, elastin, dan produk lain yang dibutuhkan untuk mendapatkan kulit yang sehat. Sayangnya, seiring pertambahan usia, sirkulasi pembuluh kapiler memburuk sehingga pasokan oksigen dan gizi untuk mencapai sel kulit berkurang.

Dampaknya adalah dehidrasi kulit yang bisa diamati dari kulit yang kering dan berkerut atau keriput. Jadi, jangan hanya melulu berpikir pada kosmetik untuk menunda penuaan, bisa jadi solusinya ada pada pasokan oksigen.

Spesialis penyakit dalam RS Gading Pluit Jakarta, DR dr Suyanto Sidik SpPD, mengungkapkan, pada usia 30 tahun kadar oksigen mengalami penurunan hingga 24 persen. Berlanjut pada usia 40, kadarnya terus berkurang hingga 50 persen. Terlebih dengan tingginya tingkat polusi, oksigen yang hilang bisa lebih banyak lagi.

"Normalnya kulit akan memperbaharui dengan sendirinya setiap 28 hari. Namun, jika oksigen dan zat gizi kurang dalam tubuh, proses reproduksi sel akan melemah atau sel kulit baru menjadi tidak sehat," ungkapnya saat peresmian Gading Hyperbaric Center, pusat terapi oksigen hiperbarik (HBOT) di RS Gading Pluit Jakarta, belum lama ini.

Dunia kedokteran saat ini memang telah menaruh perhatian cukup besar pada masalah penuaan dini yang biasanya ditandai kulit wajah bergaris, keriput, kendur, dan pigmentasi. Proses penuaan dini juga dapat mengakibatkan munculnya berbagai penyakit dan kegagalan organ.

Pengobatan antipenuaan (antiaging) pun lantas digulirkan dengan tujuan agar manusia dapat terlihat dan merasa lebih muda meskipun secara usia terus bertambah. Manfaat lainnya, membantu mengurangi risiko terkena penyakit yang berkaitan dengan penuaan.

Terapi oksigen hiperbarik (Hyperbaric Oxygen Therapy/HBOT) belakangan kerap digunakan berdampingan dengan obat antipenuaan. Menurut Suyanto, manfaat dari HBOT yang digabungkan dengan obat antipenuaan adalah menyalurkan pasokan oksigen yang cukup ke area yang diobati sehingga proses penyembuhan pascaoperasi dapat dipercepat. Sel-sel sehat pun akan muncul kembali dan pasien akan merasa lebih sehat.
Sumber: Okezone.com

Thursday, July 23, 2009

Mengatasi Alergi Obat

IBARAT makan buah simalakama, alergi obat memang sangat merepotkan. Jika tidak diminum, penyakit tidak sembuh dan semakin merajalela, jika diminum akan menimbulkan alergi. Penelitian terhadap alergi obat sudah sering kali dilakukan. Beberapa penelitian mengungkapkan reaksi yang tidak diinginkan pada penggunaan obat terjadi sekitar dua persen dari sejumlah pasien yang mengonsumsi obat. Reaksi alergi obat ini biasanya ringan.Tapi ada juga yang sampai mengancam nyawa. Alergi obat memiliki banyak perbedaan pada masing-masing orang. Misalnya pada penderita udem laring (sembab), syok anfilaktik, serta sindrom Stecvvens-Johnson. Udem laring atau penderita sesak napas, jika mengalami alergi obat akan merasakan seperti orang tercekik. Pada penderita syok anfilaktik terjadi penurunan tekanan darah dan pada penderita sindrom Stevens-Johnson akan merasakan kulit dan selaput lendir berubah bentuk. Kematian karena alergi, tidak hanya terjadi di negara berkembang, juga di negara maju yang fasilitas kesehatannya supermaju. Bahkan, di negara-negara Eropa masih terjadi kematian karena alergi obat.Oleh karena itu, di Eropa dibentuk jaringan pemantau alergi obat yang merekam semua kejadian dan memberikan informasi alergi obat yang sering terjadi. "Alergi obat biasanya terjadi karena tubuh seseorang sangat sensitif sehingga bereaksi secara berlebihan terhadap obat yang digunakan. Tubuh berusaha menolak obat tersebut, namun reaksi penolakannya amat berlebihan sehingga merugikan tubuh sendiri. Reaksi itu bisa berupa gatal, sesak napas, penurunan tekanan darah, reaksi kulit disertai kelainan pada selaput lendir saluran cerna, sindrom Stevens-Johnson pada saluran napas dan kemaluan," kata dokter spesialis kulit Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Dr Abdillah Achmad. Abdillah menyebutkan, risiko alergi obat meningkat pada orang yang memiliki bakat alergi atau dalam istilah kedokteran disebut dengan atopi. Untuk menghindari terjadinya alergi obat, perlu kerja sama antara pasien dan dokter. Pasien harus mengemukakan pengalamannya menggunakan obat selama ini, apakah obat tertentu membuat tubuh alergi atau dicurigai menimbulkan alergi. "Akan sangat bagus jika setiap orang memiliki catatan tertulis mengenai penggunaan obat dan apa yang dialami tubuhnya. Itu akan sangat memudahkan pemberian obat jika suatu saat dibutuhkan," katanya. Obat yang dicurigai menyebabkan alergi harus dihindari dan jika diperlukan,dipilih obat yang lebih aman. Meski dapat juga terjadi walaupun tidak sering, seorang yang semula tidak alergi terhadap suatu obat kemudian hari bisa pula menjadi alergi obat. "Hindari mengonsumsi obat jika tidak perlu. Vitamin diduga aman, sekalipun dapat menimbulkan alergi, bukan karena zat aktif vitaminnya, tapi karena zat tambahan dalam pembuatan obat seperti zat pewarna yang ada di dalamnya," sebut dokter berkacamata minus tersebut. Pasien yang mengalami reaksi yang tidak diinginkan karena penggunaan obat, harus segera ke dokter untuk mendapatkan pertolongan. Untuk menghentikan alergi obat, hanya ada satu cara yaitu dengan menghentikan pemakaian obat itu, dan mengatasi keadaan yang timbul akibat alergi. Saat ini obat yang beredar di masyarakat jumlahnya jutaan. Tiap tahun ratusan obat baru diperkenalkan kepada masyarakat. Sebelum obat diizinkan beredar, harus melalui pengujian ketat Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Tentu obat yang diberikan izin beredar yang bermanfaat dan aman. Namun, tidak ada obat yang bermanfaat dan seratus persen aman. Lebih lanjut ditambahkan Dr Abdillah Achmad, reaksi alergi terhadap obat muncul tanpa diduga. Seseorang yang tadinya tidak apa-apa minum obat tertentu, suatu ketika bisa saja merasa gatal sekujur tubuhnya setelah minum obat tersebut."Jangka waktu munculnya alergi bisa cepat, bisa sangat lambat, semuanya tergantung reaksi tubuh," tutur dia. Demikian pula berat ringannya reaksi alergi. Seseorang mungkin langsung syok tak sadarkan diri sesaat setelah minum obat yang membuatnya alergi. Sementara yang lain hanya gatal, beberapa saat kemudian hilang gatalnya. Bagi kalangan awam, reaksi alergi dianggap keracunan. Ini berbeda. Reaksi alergi adalah reaksi berlebihan tubuh terhadap bahan tertentu (dalam hal ini obat), sedangkan keracunan (intoksikasi) adalah reaksi yang muncul karena pemakaian obat yang berlebihan hingga melebihi batas toksis berdasarkan batasan farmakologi. Di era modern seperti sekarang, rekam medik sangat mudah. Bisa menggunakan peranti apapun, pengolah kata, spreadsheet, database atau peranti lain seperti PIM (Personal Information Manager, dengan sedikit modifikasi) atau peranti khusus seperti Medibank. Bila dokter tidak memberikan catatan riwayat alergi obat, penderita berhak memintanya. Sementara sejumlah pihak berpendapat bahwa kasus alergi disamakan dengan malapraktik, terlebih jika mengakibatkan efek berat semisal Steven Johnson Syndrome atau akibat fatal misalnya kematian. Terlepas dari kendala menyangkut alergi obat, sudah selayaknya para dokter melengkapi dirinya (praktik pribadi ataupun bekerja di institusi layanan medis) dengan peranti rekam medik. Setidaknya menggunakan lembar status penderita agar alergi obat bisa dihindari. Salah seorang penderita alergi obat, Dewi Andika Pratama, mengaku sangat kaget ketika dirinya mengalami alergi karena obat. Padahal sebelumnya Dewi mengaku tidak ada masalah dengan obat apa pun yang dikonsumsinya. "Saya alergi obat, baru-baru ini saja. Biasanya kulit saya langsung gatal dan bengkak-bengkak jika mengonsumsi obat penghilang nyeri. Itu membuat saya datang ke dokter dan berkonsultasi," kata Dewi ditemui di RSCM beberapa waktu lalu.
Sumber : Okezone.com

Friday, July 17, 2009

Pentingnya Kesan Pertama Seorang Dokter

http://sehat-ituindah.blogspot.com
"KESAN pertama begitu menggoda". Mungkin Anda sudah familier dengan tagline yang dipopulerkan sebuah iklan parfum tersebut. Hal ini juga berlaku untuk para dokter.

Berkaca pada hasil penelitian yang dilakukan Gregory Makoul dan timnya dari Northwestern University Feinberg School of Medicine, para dokter disarankan menciptakan kesan pertama yang baik bagi pasiennya. Sebab, tidak akan ada istilah "kesempatan kedua" untuk meninggalkan kesan yang menyenangkan.

Survei mengungkapkan, hampir semua pasien menginginkan si dokter menyebut nama dan menjabat tangan mereka ketika pertama kali bertemu. Namun, kebanyakan dokter hanya menjabat tangan saja tanpa menyebut nama si pasien. "Sapaan mungkin hanya bagian kecil dari prosesi konsultasi pasien dengan dokternya, tapi efeknya bisa jangka panjang," kata Makoul.

Dia menegaskan, kesan pertama adalah fondasi untuk membangun hubungan selanjutnya antara dokter dan pasiennya. Tak hanya itu, sikap yang sopan juga dapat mencegah salah paham. Dalam dunia medis, banyak kasus kesalahan yang terjadi akibat kurang tepatnya penanganan dan pendekatan dokter terhadap pasien.

"Ini bukan hanya soal menyapa. Ada hubungan antara komunikasi yang baik antara dokter pasien dengan tingkat kesembuhan penyakit si pasien," kata Dr Sheldon Horowitz dari American Board of Medical Specialties, Amerika.
Sumber: okezone.com

Tuesday, July 7, 2009

Stop Merokok Sebelum Terlambat

http://sehat-ituindah.blogspot.com
BERBAGAI ancaman penyakit di balik rokok tak menyurutkan para pecandu rokok untuk terus mengisap lintingan tembakau. Bagi mereka, menghilangkan kebiasaan merokok bukan perkara gampang.

Tak mudah memang menghentikan kebiasaan merokok. Banyak di antara perokok yang gagal menghentikan kebiasaan mengisap tembakau tersebut. Ada yang berhasil, tapi hanya sementara waktu, setelah itu merokok kembali menjadi kebiasaannya. Malah bagi para pecandu rokok, mereka akan kehilangan kreativitas bila tidak mengisap rokok.

Merokok merupakan kebiasaan yang sulit ditinggalkan karena sifat adiktif nikotin. Namun menurut sebuah riset dari Amerika Serikat yang dilakukan New England Journal of Medicine, dukungan sosial memiliki peranan yang penting dalam memutuskan apakah seseorang untuk memulai atau berhenti merokok.

Dokter Spesialis Kejiwaan dari RS Persahabatan, dr Tribowo T Ginting SpKJ, mengatakan bahwa penyebab seseorang menjadi perokok biasanya dimulai saat remaja. Alasannya pun beragam, karena coba-coba, ikut-ikutan, iseng dan bosan karena tidak ada yang dilakukan. Ada juga yang merokok dengan alasan supaya terlihat dewasa dan untuk menambah rasa percaya diri.

"Masalah rokok, masalah nikotin, juga berhubungan dengan masalah kejiwaan. Karena jika diputus, akan terjadi gejala pemutusan zat nikotin yang akan berkaitan dengan masalah kejiwaan seseorang yang ingin berhenti merokok," jelasnya.

Nikotin mampu memengaruhi mood dan penampilan dan jadi sumber ketergantungan. Pada saat terjadi gejala putus nikotin, terjadi juga ketagihan tembakau (craving), mudah tersinggung dan marah, cemas gelisah, gangguan konsentrasi, tidak tenang nyeri kepala, mengantuk, dan mengalami gangguan pencernaan.

Tribowo juga menambahkan bahwa dibandingkan kokain dan morfin, nikotin adalah sebuah komponen yang kecanduannya (adiktif) 5-10 kali lebih kuat menimbulkan efek psikoaktif pada manusia. Beban yang ditimbulkan di antaranya turunnya produktivitas, beban ekonomi, sosial, kesehatan, dan akhirnya menyebabkan kematian.

"Untuk mendukung perokok untuk berhenti merokok dan pada akhirnya menekan angka mortalitas yang disebabkan oleh rokok, dibutuhkan solusi terapi terpadu yang intensif dengan kemudahan akses," papar dokter Bowo, sapaan akrab dr Tribowo. "Jika ingin berhenti merokok, yakinkan diri untuk dapat berhenti merokok," pesannya.

Hindari teman-teman perokok untuk beberapa waktu. Menjauhi rokok (membuang rokok dan menyingkirkan hal-hal yang berkaitan dengan rokok). Buatlah kesibukan serta minum air putih sedikitnya delapan gelas sehari (untuk membersihkan tubuh dari nikotin), dan konsumsi makanan sehat tanpa bumbu-bumbu yang pedas, serta kurangi minuman yang bersoda dan kopi.

Bowo menuturkan, selain butuh dukungan dari orang lain untuk membantu dan memotivasi, juga dibutuhkan keinginan kuat dalam berhenti merokok, karena berhenti merokok merupakan suatu proses atau tahapan sehingga memerlukan waktu.
Sumber: okezone.com

Thursday, July 2, 2009

Jerawat dan Diet Anda

http://sehat-ituindah.blogspot.com
Coklat, makanan berlemak, pemanis buatan dan makanan berbahan dasar kanji ialah semua jenis makanan yang menjadi tersangka dalam bermunculannya jerawat. Walaupun masih banyak kontroversi. Secara garis besar diet dipercaya memiliki bagian kecil dalam bertambah banyaknya jerawat bagi penderita dibandingkan waktu sebelumnya.

Perubahan hormon, termasuk perubahan yang terjadi diawal masa puber sangat bertanggung jawab. Hormon testosterone memperluas dan mempengaruhi kelenjar dengan cara bermunculannya jerawat selama terlalu banyaknya produksi akan minyak didalam tubuh dan akumulasi dari bakteri. Reaksi ini diperburuk oleh stress dan siklus haid.

Lalu makanan bernutrisi apa yang berhubungan dengan jerawat? Dan adakah solusi dietnya?

Coklat
Tidak terdapat bukti nyata bahwa coklat adalah penyebab munculnya jerawat. Diselenggarakannya penelitian oleh US University of Pennsylvania dan US Naval Academy memberirtahukan bahwa proses pencernaan dalam mengkonsumsi coklat dalam jumlah banyak tidak berpengaruh pada munculnya jerawat. Studi terakhir menunjukan bahwa kandungan dalam coklat berhubungan dengan rosacea atau jenis jerawat pada orang dewasa. Tetapi keakuratan kasus dalam munculnya jerawat karena coklat tidak bisa dipastikan.

Makanan berlemak
Tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa makanan berlemak berkaitan dengan penyebab munculnya jerawat. Tetapi bila anda menemukan makanan yang dapat memperburuk masalah jerawat anda, ide yang bagus apabila anda mengeluarkannya dari daftar makanan pada diet anda.

Makanan saji
Studi terakhir yang diselenggarakan oleh US Colorado State University, menandai bahwa karbohidrat yang berasal dari makanan kemasan dan makanan yang diproses tingkat tinggi seperti roti, pizza, cake dan kue kering menyebabkan berbagai macam reaksi di dalam tubuh dimana akan meningkatkan produksi jerawat. Ini disebabkan karena adanya bakteri di dalam makanan tersebut.

Penelitian itu menemukan bahwa makanan tersebut menyebabkan tubuh memproduksi insulin dengan tingkat tinggi, dimana jenis makanan ini bertanggung jawab pada hormon lelaki dalam masalah jerawat. Bagaimanapun, hasil ini membutuhkan pembuktian

Buah dan sayuran
Diet seimbang ialah diet yang kaya akan buah dan sayuran. Diet ini direkomendasikan kepada para penderita jerawat, secara garis besar ataupun perorangan. Hal ini sangat penting untuk memperingatkan dalam proses mengirimnkan antioksidan di dalam tubuh secara natural ketika melawan bakteri yang berhubungan dengan jerawat.

Vitamin A
Vitamin A ialah nutrisi yang berperan penting dalam pengobatan jerawat. Vitamin ini benar-benar menurunkan produksi sebum, kandungan lemak yang ditemukan di dalam tubuh yang meyebabkan jerawat bermunculan.

Akan tetapi, terlalu banyak mengkonsumsi vitamin A bisa menjadi racun di dalam tubuh. Untuk menghindari daya serap berlebih pada vitamin A, penderita jerawat diharuskan untuk memasukan sumber makanan yang kaya akan vitamin E. Nutrisi tersebut membantu mengatur kadar vitamin A dalam tubuh seseorang.

Sumber makanan yang mengandung vitamin A terdiri dari produk yang berasal dari susu, sayuran berwarna hijau, kuning dan orange. Serta buah-buahan yang berwarna kuning dan orange. Makanan ini harus dikombinasi dengan makanan yang kaya akan vitamin E seperti makanan yang bersumber dari protein hewani, seafood, biji serta kacang-kacangan dalam keseharian.

Apa yang harus dilakukan
Perubahan dalam metode diet bukanlah solusi untuk jerawat. Tetapi mengkonsumsi berbagai macam jenis makan dengan takaran cukup ialah menjadi ide bagus. Dan dengan kombinasi terapi yang tepat bisa menjadi senjata ampuh untuk memusnahkan jerawat.
Sumber: okezone.com

Friday, June 26, 2009

Lindungi Jantung dengan Serat

http://sehat-ituindah.blogspot.com
INGIN menjaga jantung tetap sehat? Mulai sekarang ubah pola makan Anda. Hindari makanan berlemak dan perbanyak konsumsi makanan berserat tinggi.

Jantung adalah organ kehidupan yang paling vital bagi manusia. Jantung sehat akan menghasilkan kualitas kehidupan yang lebih baik. Namun, tidak semua orang dianugerahi kondisi jantung yang berfungsi sempurna. Pola hidup yang tak sehat bisa memicu berbagai jenis penyakit. Penyakit jantung yang paling banyak ditemukan adalah jantung koroner, sakit di dada (angina), dan jantung rematik.

Penyakit jantung koroner merupakan penyakit jantung yang penderitanya paling banyak. Penyakit ini menyerang pembuluh darah dan dapat menyebabkan serangan jantung. Serangan jantung disebabkan pembuluh arteri yang tersumbat sehingga menghambat penyaluran oksigen dan nutrisi ke jantung. Namun, tidak semua penyakit jantung disebabkan oleh terserangnya pembuluh darah.

Ada pula gangguan seperti abnormal heart rhythms (jantung yang berdetak tidak normal). Jantung yang berdetak terlalu lambat (di bawah 60 kali per menit) disebut bradyarrhythmias. Sementara yang berdetak di atas 100 per menit disebut dengan tachyarrhytmias. Semua gangguan pada jantung itu biasanya disebabkan kelainan dan biasanya merupakan bawaan lahir.

Demikian pula dengan heart failure atau dikenal sebagai gagal jantung merupakan penyakit jantung yang paling menakutkan. Bukan berarti jantung tidak dapat bekerja sama sekali. Namun, jantung tidak berdetak sebagaimana mestinya. Ada pula gangguan jantung seperti heart valve disease (rusaknya katup jantung) yang merupakan kelainan bawaan.

Walaupun banyak jenis dan macamnya, bagaimanapun penyakit jantung khususnya yang disebabkan penyumbatan pembuluh darah bisa diatasi atau dihindari dengan mengonsumsi makanan mengandung serat, terutama jenis serat bernama betaglukan. Bahkan, berbagai penelitian membuktikan, mengonsumsi makanan berserat, terutama jenis serat betaglukan mampu mengurangi kadar kolesterol jahat (low densy lipoprotein/ LDL) dalam darah. Jika kadar LDL dalam darah rendah, kesehatan jantung menjadi lebih terjamin.

"Serat betaglukan sendiri bisa ditemukan pada produk gandum olahan yang dikenal dengan sebutan oat atau havermout. Serat oat yang seperti jeli sanggup mengikat lemak dalam darah dan membuangnya melalui kotoran," kata spesialis gizi klinis dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Dr Fatma RD Kusuma.

Tidak sampai di situ saja, penelitian yang dilakukan di Amerika menemukan bahwa serat oatoat juga mengandung glikemi yang rendah. Dengan begitu, bubur gandum sangat baik bagi penderita diabetes karena tingkat gula darah yang dihasilkan setelah makan sangat rendah," katanya lagi.

Tingginya kadar LDL merupakan penyebab utama meningkatnya kasus jantung koroner. Meskipun ada terapi farmakologi yang lebih cepat untuk menurunkan LDL, dengan mengonsumsi sereal gandum lebih sehat dan tanpa efek samping. Namun, membutuhkan waktu agak lama.

Menurut ahli gizi berkacamata tebal tersebut, bubur gandum adalah sumber gizi yang baik karena mengandung vitamin E, zinc, selenium, tembaga, besi, dan magnesium. "Bubur gandum bisa menjadi sumber protein yang baik bagi tubuh. Tugas berat kita berikutnya adalah menyosialisasikannya kepada masyarakat," sebutnya dihubungi beberapa waktu lalu.

Untuk mendapat hasil yang maksimal, setiap hari seseorang harus mengonsumsi sebanyak 70 gram oat. Jumlahnya harus tepat karena jika berlebih, hasilnya tidak akan maksimal. Satu hal yang tak kalah penting ketika menurunkan kadar kolesterol dalam darah adalah dengan olahraga teratur.

Kolesterol terutama yang jahat, dipersalahkan sebagai penyebab jantung koroner karena menyebabkan pembuluh darah tersumbat dan mengeras (aterosklerosis). Akibatnya, proses aliran darah tidak lancar atau tersumbat. Jika yang tersumbat adalah aliran darah ke jantung, maka terjadi penyakit jantung koroner (PJK). Jika mengarah ke otak, maka terjadi stroke. Bisa juga menghambat pada peredaran darah di kaki sehingga menimbulkan warna hitam.

Tercatat penyakit jantung koroner patut mendapat perhatian karena hingga saat ini masih menduduki peringkat pertama sebagai pembunuh manusia. Berdasarkan data badan kesehatan dunia (WHO) pada tahun 2001.

Setiap tahun sekitar 7,2 juta kematian akibat jantung koroner. Proses penyumbatan pembuluh darah ini makin cepat terjadi ketika banyak orang menerapkan pola hidup tidak sehat seperti sering makan makanan cepat saji, minum soft drink atau minuman manis terlalu sering dan tidak diimbangi dengan air putih serta jarang olahraga.

Sumber serat lainnya, selain pada gandum juga bisa ditemukan pada alpukat, anggur, apel, buah berry dan jeruk. Alpukat memiliki kandungan antioksidan glutation dan lemak tak jenuh tunggal bermanfaat untuk menetralisasi radikal bebas dan lemak yang bersifat merusak di dalam tubuh. Pada anggur terdapat flavonoid, seperti quercentin dan catechin berfungsi untuk memperlancar aliran darah, mencegah reaksi oksidasi kolesterol jahat, serta mengurangi pembentukan plak pada pembuluh darah. "Vitamin C dalam anggur juga dapat menetralkan radikal bebas," katanya lagi.

Sementara dalam sebuah apel terkandung banyak sekali pektin, yaitu jenis serat yang bermanfaat membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Pektin mengikat kolesterol yang berasal dari makanan. Misalnya dari susu, daging, dan telur, serta menahannya agar tetap berada dalam usus.
Sumber: okezone.com

Monday, June 22, 2009

Waspada! 30 Penyakit Akibat Pemanasan Global

http://sehat-ituindah.blogspot.com

BERDASARKAN Data Organisasi Kesehatan dunia (WHO) tercatat ada sebanyak 30 penyakit baru yang muncul sepanjang tahun 1976-2008 akibat perubahan iklim dan pemanasan global.

Munculnya penyakit ini akibat temperatur suhu panas bumi yang terus meningkat. Yang paling jelas kelihatan adalah penyakit demam berdarah, kolera, diare, disusul virus ebola yang sangat mematikan. Menurut WHO, masalah kesehatan akibat pemanasan global ini lebih dirasakan oleh negara-negara berkembang yang sebagian masih miskin karena minimnya dana sehingga tak mampu lagi melaksanakan berbagai program persiapan dan tanggap darurat.

Untuk mengatasi dampak buruk perubahan iklim terhadap kesehatan manusia itu, tidak bisa dilakukan sendiri oleh masing-masing negara. Upaya itu baru akan berhasil jika dilakukan melalui kerja sama global, seperti misalnya meningkatkan pengawasan dan pengendalian penyakit-penyakit infeksi, memastikan penggunaan air tanah yang kian surut, dan mengoordinasikan tindakan kesehatan darurat.

Itu semua penting dilakukan karena perubahan iklim ini jelas-jelas akibat dari kegiatan manusia yang tak peduli terhadap keseimbangan alam, yang kemudian berimplikasi serius terhadap kesehatan publik. Selain menyebabkan gangguan kesehatan, perubahan iklim juga mengakibatkan berbagai bencana alam yang sangat besar.

Jangan ragu, ayo selamatkan bumi sekarang juga! Mulailah dari hal sederhana yang bisa Anda dan keluarga lakukan, misalnya menghemat listrik dan air, mengurangi penggunakan kantong plastik, memilah-milah sampah sesuai jenisnya, dan sebagainya.

Sumber: okezone.com

Saturday, June 20, 2009

Waspadai Gigi Keropos

http://sehat-ituindah.blogspot.com
KERUSAKAN gigi bisa menghampiri siapa saja tanpa batasan usia. Selain pola makan yang ceroboh, kurangnya asupan mineral dan kalsium juga bisa menjadi pemicunya.

Gigi sehat, kuat, rapi, dan putih adalah impian setiap orang, siapa pun dia. Gigi bisa membuat seseorang semakin percaya diri.
Demikian pula dengan gigi yang tidak sempurna, seseorang bisa dengan mudah kehilangan rasa percaya diri. Apalagi jika harus berbicara atau bertatap muka dengan relasi secara langsung.

Demikian pentingnya gigi dari segi estetika maupun kesehatan sehingga membuat banyak orang melakukan cara apa pun untuk mendapatkan gigi yang rapi dan sehat. Namun, tentu saja tidak semua orang beruntung memiliki gigi yang indah. Banyak hal bisa menjadi penyebab rusaknya gigi. Misalnya kurangnya asupan mineral dan kalsium, bisa menyebabkan gigi keropos. Tidak menggosok gigi ketika hendak tidur bisa menyebabkan berkembangnya kumankuman yang merusak gigi.

Salah satu kerusakan gigi yang paling sering dialami masyarakat di negara-negara berkembang adalah pengeroposan gigi. Pada banyak kasus adalah gigi bisa rapuh atau mudah keropos meski rajin menyikat gigi dan menjaga makanan. Konon kondisi ini berhubungan dengan sifat bawaan atau faktor keturunan. Gigi juga merupakan pintu masuk seluruh kuman-kuman dan bakteri dari luar tubuh. Karena itu, menjaga kesehatan mulut dan gigi sangat penting untuk mencegah semakin berkembangnya kuman dan bakteri yang telah masuk. Itu pula yang menyebabkan banyak orang sering mengalami berbagai keluhan pada gigi, misalnya gigi berlubang ataupun gusi berdarah.

Gigi keropos lebih banyak terjadi bukan karena kuman atau bakteri. Namun, karena mineral dan kalsium yang tidak tercukupi, dan sebenarnya bisa terjadi pada siapa saja. Pada anak-anak umumnya terjadi saat mereka masih memiliki gigi susu. Kasus yang sering ditemukan pada anak-anak, gigi keropos disebabkan banyaknya plak yang menumpuk akibat sisa susu yang menempel pada gigi.

Anak-anak yang suka memakan makanan yang manis-manis atau permen, diperparah dengan kurangnya perhatian orangtua pada kebersihan gigi si kecil, menyebabkan gigi menjadi mudah berlubang bahkan keropos. Gigi susu yang keropos ini, nantinya masih bisa diganti dengan gigi tetap. Hanya saja pada beberapa anak yang telah mempunyai gigi tetap, ada kemungkinan pula mengalami pengeroposan gigi meski rajin sikat gigi.

"Pada anak-anak pengeroposan gigi bisa terjadi karena faktor makanan. Namun, pada orang dewasa lebih dominan disebabkan oleh kurangnya asupan kalsium dan mineral," kata drg Kurniawan Abdi dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), beberapa waktu lalu.

Sementara secara struktur, dia menyebutkan, gigi terdiri atas mahkota gigi, akar gigi, dan leher gigi yang ditutupi gusi. Semua bagian rongga mulut tersebut, apabila tidak dipelihara dengan baik akan mudah terserang penyakit. Terjadinya gigi keropos, secara kedokteran disebut dengan radang gigi (gangraena pulpa) atau pulpitis.

Kurniawan mengatakan, pengeroposan ini terjadi akibat kerusakan pada struktur gigi yang berdampak pada email (lapisan keras yang melindungi gigi) dan lapisan terluar dari gigi, yang terus menjalar pada lapisan dentin dan pulpa.

"Secara umum, gigi keropos bisa terjadi akibat beberapa sebab. Timbunan plak dari makanan dan kurang asupan kalsium dan mineral. Pada sebagian orang, gigi keropos juga bisa disebabkan faktor keturunan," sebutnya. Gigi keropos banyak pula disebabkan plak yang tidak dibersihkan. Plak itu akan menjadi tempat berkumpulnya mikroorganisme. Mikroorganisme tersebut akan mengeluarkan zat yang bersifat asam.

Plak terjadi akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, seperti gula dan makanan yang mengandung perekat, seperti roti, sereal, susu, soda, kue, atau permen yang tersisa pada gigi. "Bakteri yang tinggal di dalam mulut akan mencerna makanan-makanan ini, dan mengubahnya menjadi acid atau asam. Bakteri, asam, sisa makanan, dan air liur yang menyatu pada plak, akan menempel erat pada gigi," katanya.

Asam yang dikeluarkan plak, lama-kelamaan akan mengikis lapisan lembut email pada gigi, dan menyebabkan timbulnya lubang pada gigi yang disebut calvities atau caries. Kekeroposan terjadi akibat zat asam yang menghancurkan jaringan lunak pada gigi tersebut. Plak yang tidak dibersihkan, lama-kelamaan bisa menjadi karang gigi. Bila kondisi ini dibiarkan, kerusakan ini akan terus menjalar ke bagian dentin dan pulpa.

Bila kerusakan sudah mengenai dentin dan pulpa, apalagi bila sudah mengenai saraf gigi, akan menyebabkan gigi membusuk dan matinya saraf pada gigi. Bila saraf gigi mati, maka lambat laun gigi akan runtuh sedikit demi sedikit dan menyebabkan gigi menjadi keropos. Matinya saraf gigi, juga berarti hilangnya fungsi gigi. "Kekurangan asupan mineral bisa terjadi karena meminum air yang tidak mengandung mineral, misalnya meminum air hujan yang dimasak," katanya.

Di lain pihak, gigi keropos pada anak-anak, bisa juga terjadi akibat adanya faktor keturunan. Seorang ibu yang mempunyai gigi keropos, kemungkinan anaknya juga mengalami gigi keropos. Itu karena gen yang ikut terbawa pada bayi, bisa jadi gen yang kurang mengandung mineral dan kalsium dan menyebabkan anak juga mengalami kekurangan kalsium.

"Sangat penting bagi ibu hamil untuk banyak mengonsumsi kalsium dan mineral agar bayi yang lahir tidak memiliki kerusakan gigi bawaan," pungkasnya.

Selain bahaya keropos, bila tak dirawat dengan baik, gigi juga akan menjadi sumber penyakit. Bukan lagi sakit gigi, tapi beberapa penyakit berbahaya pun siap mengintai dan bisa menyebar dari gigi yang tidak bersih dan sehat. Untuk itu, perawatan gigi menjadi hal mutlak untuk menjaga kesehatannya. Banyak cara untuk menjaga kesehatan gigi. Menyikat gigi adalah cara perawatan yang paling mudah. Saat yang tepat untuk menyikat gigi adalah sesudah makan dan sebelum tidur.

Usahakan menyikat gigi sebelum tidur untuk membersihkan gigi dari sisa makanan yang kelak akan berubah menjadi asam dan akan merusak gigi Anda.
Sumber: okezone.com

Monday, June 15, 2009

Obat Asma, Amankah?

http://sehat-ituindah.blogspot.com
PARA penderita asma kini hendaknya berhati-hati memilih obat asma. Beberapa obat asma disinyalir memiliki efek samping. Ironisnya, efek samping berupa gangguan emosi tersebut selain depresi, juga bisa menimbulkan keinginan bunuh diri.

Obat asma yang berefek negatif tersebut adalah obat produksi Merck & Co, Astra-Zeneca, dan Cornerstone Therapeutics. Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan US Food and Drug Administration (FDA) selama 15 bulan, menemukan sejumlah kasus pasien yang mengalami gangguan kejiwaan setelah meminum obat asma tersebut.

"Untuk mengantisipasinya, pasien dan dokter harus lebih peduli pada potensi gangguan neuropsikiatrik saat mengonsumsi obat-obatan ini," tulis FDA dalam situsnya. Juru bicara Merck & CO, Pamela Eisele mengatakan, peringatan efek samping tersebut sebenarnya sudah tertera dalam label obat asma produksinya, Singulair. Namun, sejak adanya peringatan ini pihaknya akan lebih mengedepankan bahaya itu dalam label.

Begitu juga dengan obat asmakeluaran AstraZeneca. Pihak perusahaan mengklaim bahaya gangguan mental sudah ditulis dalam label produknya. Namun, efek samping yang disebut baru berupa depresi dan insomnia.
Sumber: okezone.com

Saturday, June 13, 2009

Perkuat Jantung dengan Gandum

http://sehat-ituindah.blogspot.com
DI INDONESIA, gandum memang bukan makanan utama. Mulai sekarang tak ada salahnya Anda lebih akrab dengan bahan makanan ini. Dengan mengonsumsi gandum, jantung Anda akan menjadi kuat.

Di Amerika, gandum diolah menjadi berbagai bentuk makanan seperti oat atau sereal. Gandum merupakan sumber serat terbaik karena gandum adalah biji gandum yang diproses dengan tidak menghilangkan sumber seratnya. Lapisan terluar (oatbran) pada biji bagian dalam gandum (groats) itulah yang dijadikan sereal gandum sebagai sumber serat terbaik yang dapat dicerna manusia.

Spesialis gizi klinis dari Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, Dr Pauline Endang Praptini MS mengatakan, jika kita mengonsumsi gandum sebanyak 70 gram secara rutin setiap hari, maka dapat mengikat kolesterol dan mengeluarkannya dari dalam tubuh. "Serat yang terdapat pada gandum dapat menyerap kolesterol. Konsumsi gandum secara rutin dapat menurunkan kolesterol dalam tubuh dan menjaga tubuh terhindar serangan penyakit jantung koroner," ujarnya.

Pauline yang melakukan penelitian dengan judul "Pengaruh Pemberian Oatmeal terhadap Kadar Kolesterol" pada tahun 1999 ini menyebutkan kesimpulannya bahwa penelitian tersebut melibatkan 30 orang dewasa pria berusia 40 tahun ke atas dalam kondisi sehat dan kadar kolesterol 220 - 300 mg/dl. Penelitian ini dilakukan selama enam minggu dengan perlakuan pemberian oatmeal sebanyak 75 gram setiap hari dalam bentuk kue dan bubur.

"Hasilnya menunjukkan, kolesterol total menurun 14 persen dan LDL kolesterol menurun 17 persen," papar Pauline.

Menurut American Cancer Society, gandum merupakan serat larut yang dapat menurunkan kolesterol LDL tanpa menurunkan kolesterol HDL.

LDL adalah kolesterol jahat, sedangkan HDL adalah kolesterol baik. Gandum juga mengandung glikemi yang rendah. Dengan begitu, gandum sangat baik bagi penderita diabetes karena tingkat gula darah yang dihasilkan setelah makan sangat rendah.

Senior Brand Manager PT Quaker Indonesia Christina Nico mengatakan, untuk menghindari penyakit jantung koroner ataupun stroke, setiap orang harus melakukan tindakan preventif. Salah satu tindakan preventif yang baik adalah dengan melakukan diet seimbang dengan mengonsumsi oatmeal, berolahraga secara teratur, dan mengurangi stres.

Dijelaskan Christina, oat (avena sativa) di Indonesia sering disebut havermut dan termasuk keluarga serelia. Tinggi tanaman oat antara 2 hingga 5 kaki dan paling bagus tumbuh pada suhu dingin dan iklim lembap. Para ahli kesehatan di Amerika Serikat telah mengadakan penelitian yang menghasilkan temuan menakjubkan, yakni serat larut yang terdapat dalam Quaker Oatmeal dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Dokter spesialis bedah toraks kardiovaskular dari Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia Dr Tommy Tiluata Sp BTKV mengatakan, gandum termasuk salah satu makanan yang mengandung manfaat baik untuk tubuh.

"Walaupun gandum tidak secara langsung bisa membuat jantung sehat, dengan gandum ini adalah makanan yang kaya serat sehingga tidak menumpuk di dalam tubuh dan melancarkan proses pencernaan. Yang lebih penting ialah tidak menimbun banyak kolesterol jahat," ucap dokter yang juga praktik di RSUD Cengkareng ini.
Sumber: Okezone.com

Wednesday, June 10, 2009

Kanker Tulang, Tua Muda Bisa Kena!

http://sehat-ituindah.blogspot.com

KANKER tulang dapat diderita anak kecil hingga lanjut usia. Kendati bisa bermula dari kanker lain yang menjalar, penyebab pastinya belum diketahui. Ahli tulang dari Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) Jakarta, Dr Achmad Basuki SpOT, mengungkapkan, kemunculan kanker tulang dapat terjadi begitu saja alias "de novo". Artinya, bisa bermula dari sel tulang yang menjadi ganas. Kanker tulang bisa diawali dari tumor, suatu istilah untuk menjelaskan adanya benjolan yang tidak normal pada tubuh. Menurut Achmad Basuki atau yang akrab disapa Abas, tumor tulang terbagi dua, yakni neoplasma musculoskeletal (sistem otot) dan neoplasma tulang.Neoplasma (neos=baru dan plasma=pembentukan) adalah tumor yang terdiri dari jaringan baru abnormal, tumbuhnya berlebihan, tidak terkoordinasi, dan tumbuh terus walaupun rangsangan yang menyebabkannya sudah berhenti. Neoplasma dapat bersifat jinak atau ganas. Disebut jinak bila jaringan baru itu hanya menekan jaringan sekitarnya, dan dikatakan ganas bila mampu menembus jaringan sekitarnya hingga menjalar ke seluruh tubuh melalui darah dan cairan getah bening. Nah, berdasarkan jaringannya, neoplasma ganas inilah yang disebut kanker atau sarkoma."Tumor tulang ada yang sifatnya primer maupun sekunder. Untuk yang primer belum diketahui penyebabnya, sementara yang sekunder acap kali disebabkan penyebaran dari kanker di luar tulang," papar Abas.Secara umum, angka kasus tumor tulang ganas hingga saat ini memang terbilang masih rendah, yakni hanya sekitar 0,2 persen dari keseluruhan angka kanker, atau sekitar 0,8 kasus dari 100.000 populasi per tahun.Kanker tulang itu sendiri ada banyak jenisnya. Beberapa yang ganas di antaranya osteosarkoma, ewing sarkoma dan kondrosarkoma. Osteosarkoma kerap ditemui pada anak-anak usia kurang dari 10 tahun atau remaja usia kurang dari 20. Sedangkan kondrosarkoma umumnya dialami usia 40-60. Menurut Abas, pembedaan nama tersebut didasarkan dari sel tulang mana tumor berasal. Misalnya, osteosarkoma berasal dari tulang osteus, sedangkan kondrosarkoma dari sel tulang rawan.Tumor tulang banyak dialami di area kaki. Namun, pada pasien yang sudah pernah terkena kanker sebelumnya, terutama yang sudah stadium empat, bagian tulang belakang biasanya paling cepat diserang. Abas mengemukakan, tidak seperti jaringan lunak, tulang merupakan organ padat yang tidak fleksibel. Jika terluka rasanya bisa sangat sakit yang disebabkan tekanan, bengkak atau benjolan. Perlu diketahui juga bahwasanya kanker tulang tidak ada hubungannya dengan trauma atau kejadian cedera akibat terjatuh. Namun, kita tetap harus waspada. Pasalnya, pada orang yang sudah membawa "bakat" kanker dalam tubuhnya, peristiwa cedera atau trauma tersebut bisa jadi menjadi awal mula diketahui adanya sel tumor tersebut.Lantas, bagaimana mengetahui suatu benjolan termasuk tumor tulang atau bukan? Abas mencontohkan, saat terjatuh dan merasa sakit misalnya, seharusnya rasa sakit berkurang atau menghilang setelah diberi analgetik (obat penghilang rasa sakit). Tapi kenyataannya pada kasus tumor atau kanker tulang, rasa sakit itu tidak hilang dan malah terus bertambah dosis analgetiknya. Pada tahap akhir bahkan ada yang sampai memakai morfin untuk menghilangkan sakitnya. "Rasa sakit ini biasanya akan lebih terasa pada malam hari. Terkadang keseleo sedikit saja sakitnya hebat. Gejala umum lokal lainnya seperti pembengkakan yang bertambah besar, juga terjadi penurunan keadaan umum seperti menurunnya berat badan dan daya tahan tubuh," papar Abas seraya mengungkapkan bahwa tumor dapat tumbuh dengan cepat dalam hitungan bulan. Untuk mendeteksi keberadaan sel tumor dapat dilakukan pemeriksaan sederhana dengan sinar X, di mana akan terlihat ada tidaknya reaksi (sesuatu yang aktif) di dalam tulang. Namun, untuk dapat melihat secara keseluruhan sebaiknya lakukan scantulang (bonescan), yang mana pada kanker sekunder berguna untuk melihat penyebaran tumor atau sel kanker. Dengan bonescan, 10 persen destruksi tulang bisa ditangkap. Jika ditemui indikasi kuat, selanjutnya dilakukan biopsi sebagai dasar menentukan jenis tumor dan tindakan selanjutnya.Sayangnya, di Indonesia, seperti halnya kasus kanker lain, banyak pasien yang datang dengan kondisi tumor sudah membesar sehingga tidak ada jalan lain kecuali melakukan amputasi. "Amputasi merupakan golden standard dalam penanganan kanker tulang. Dan jangan khawatir karena pasien masih tetap bisa beraktivitas dengan wajar pasca amputasi," katanya. Secara umum, tata laksana kanker tulang melalui 3 modalitas terapi, yakni operasi, kemoterapi dan radiasi. Namun, kalau sudah tahap sarkoma (ganas) biasanya responsnya tidak terlalu baik dengan kemoterapi ataupun radiasi. "Kalau besar sekali massa tumornya, responsnya paling hanya 20-40 persen. Jadi memang harus dioperasi dulu," katanya.Selain amputasi, tindakan operasi lainnya yang bertujuan menyelamatkan fungsi kaki adalah limp salvage, dimana tulang akan "dibersihkan" dengan cara disinar. Operasi ini dapat dilakukan dengan syarat korteks tulang masih utuh. Pasca operasi, akan dilakukan fisioterapi. "Zaman dulu, harapan hidup penderita kanker tulang dalam lima tahun sekitar 30- 40 persen. Sekarang ini mencapai 80 persen," katanya.Kanker tulang memang boleh dikatakan belum bisa dicegah. Bagi yang punya riwayat sakit kanker di luar tulang, Abas menyarankan evaluasi per bulan,atau minimal setahun sekali bagi yang sudah tahap sekunder. "Tujuannya adalah untuk melihat kemungkinan adanya penyebaran ke jaringan lain," pungkasnya. Masih Sulit DidiagnosisBerbeda dengan kanker mulut rahim atau kanker payudara, informasi tentang gejala kanker tulang masih sangat sedikit. Tak heran bila kanker tulang sering didiagnosis dalam keadaan terlambat.Masyarakat awam sering kali tidak menyadari adanya kanker tulang karena gejalanya mirip rematik dan osteoporosis, yaitu nyeri di bagian tulang atau sendi dan adanya pembengkakan atau benjolan. Hal itu juga menyebabkan dokter sulit mendiagnosis kanker tulang. Di RS Kanker Dharmais, kebanyakan penderita berusia belasan tahun, antara 13-20 tahun.Tahun 1960-an penderita kanker tulang hanya dioperasi/amputasi. Harapan hidupnya 20 persen. Tahun 1980-an dengan terapi pembantu, harapan hidup meningkat sampai 80 persen. Kini penderita tumor ganas diberi kemoterapi sebelum operasi untuk mencegah perkembangbiakan tumor dan mematikan anak sebar. Saat ini pada operasi kanker tulang, penderita tidak diamputasi, tetapi dibersihkan tumor dan jaringan lunak di sekitarnya, kemudian bagian yang diambil direkonstruksi dengan tulang tiruan (prosthese) atau dengan tulang manusia (allograft) untuk mengembalikan fungsi alat gerak. Tulang manusia diperoleh dari donor yang diambil maksimal empat jam setelah meninggal dan diawetkan pada suhu-80 derajat Celsius.
Sumber: okezone.com

Tuesday, June 9, 2009

Bahaya Anti Oksidan

http://sehat-ituindah.blogspot.com

UNTUK menjaga stamina, antioksidan dalam bentuk suplemen seperti vitamin C dan E bisa menjadi pilihan. Antioksidan disebut-sebut dapat mencegah kerusakan pada jaringan tubuh atau stres oksidatif dengan cara mengenyahkan radikal bebas yang menjadi penyebabnya. Namun, penelitian dari Jerman berkata lain. Seperti dikutip dari BBC, para peneliti malah meyakini bahwa radikal bebas yang terbentuk bisa memberi efek baik bagi tubuh, dan bahkan menahan penyakit diabetes sehingga menghilangkan vitamin dengan antioksidan yang bisa berefek buruk.Seorang ketua tim peneliti Dr Michael Ristow dari University of Jena mengatakan, radikal bebas mungkin saja dapat memberi efek positif terhadap tubuh. Namun, penelitian Dr Michael Ristow dari University of Jena, Jerman, beserta timnya menunjukkan bahwa radikal bebas mungkin saja dapat memberi efek positif terhadap tubuh. Caranya dengan meningkatkan sensitivitas terhadap insulin, kondisi yang hilang pada diabetes tipe-2. Hanya sayangnya, efek ini kemudian dihambat vitamin antioksidan.Dalam penelitian mereka mendapati bahwa pada orang yang mengonsumsi vitamin C dan E tidak mengalami perubahan tingkat radikal bebas di tubuh mereka. Sementara yang tidak mengasup antioksidan menunjukkan keberadaan kadar stres oksidatif radikal bebas. Setelah empat minggu melakukan olahraga intensif, sensitivitas insulin pada kelompok pria tanpa suplemen antioksidan mengalami perbaikan. Sebaliknya kondisi pria yang mengonsumsi suplemen malah memburuk secara metabolis.Menanggapi hasil penelitian tersebut, Dr Sarah Aldred, dosen di School of Sport And Exercise Sciences di University of Birmingham, Inggris, memberikan komentarnya. Dari hasil penelitian itu, bukan berarti suplemen yang mengandung antioksidan tidak baik bagi tubuh. "Hanya saja lebih baik kita mempertimbangkan apakah suplemen yang kita konsumsi benar-benar bermanfaat atau tidak." Vitamin yang terbaik adalah dari sumber alami. Dengan konsumsi makanan sehat dan seimbang sudah cukup menjaga tubuh tetap bugar tanpa harus mengonsumsi suplemen.

Sumber: okezone.com

Monday, June 8, 2009

Waspadai Sindrom Mata Kering!

http://sehat-ituindah.blogspot.com
JIKA mata Anda terasa perih, gatal, kering, dan panas, Anda harus waspada. Bisa jadi Anda terkena sindrom mata kering. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Bagaimana pula cara mengatasinya?

Mata kering adalah salah satu penyakit mata yang sering menyerang perempuan, khususnya setelah memasuki masa menopause. Manurut dr Tri Rahayu, SpM, dari Jakarta Eye Center, mata kering adalah keadaan di mana lapisan mata tidak bisa melapisi bola mata dengan baik. Air mata diperlukan sebagai pelindung bola mata untuk mencegah kekeringan bola mata. Kalau air mata kering, bola mata akan kering.

Ada tiga lapisan air mata. Pertama, lapisan minyak atau lapisan luar. Lapisan minyak ini dapat dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar kecil di pinggir kelopak mata yang bernama kelenjar meibom. Lapisan minyak ini berguna untuk melicinkan permukaan mata dan mengurangi penguapan air mata.

Kedua, lapisan air. Lapisan ini merupakan lapisan bagian tengah dari apa yang kita sebut sebagai air mata. Lapisan ini dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar kecil yang tersebar di konjungtiva. Air mata dihasilkan juga oleh kelenjar air (kelenjar lakrimal). Lapisan ini berfungsi untuk membersihkan mata dan mengeluarkan benda-benda asing atau iritan.

Ketiga, lapisan yang paling dalam yang terdiri dari lendir yang dihasilkan oleh sel lain di konjungtiva. Lapisan lendir ini memungkinkan air mata tersebar rata di permukaan mata dan membantu agar mata tetap basah. Tanpa lapisan ini, air mata tidak akan menempel ke mata.

Air mata pun terdiri dari dua macam. Air mata yang menjadi pelumas dan air mata yang menjadi pelumas mata dihasilkan terus sepanjang hari. Air mata diproduksi berlebihan jika mata terangsang oleh benda asing atau jika seseorang sedang emosi, seperti menangis.

Faktor Penyebab dan Gejala

Pada umumnya, mata kering memang sering dijumpai pada wanita usia lanjut. Namun, tak tertutup kemungkinan jika pada usia berapa pun, baik pria maupun wanita, dapat ditemukan mata kering.

Saat memasuki fase penuaan, tubuh kita memproduksi semakin sedikit lemak. Kekurangan lemak ini mempengaruhi lapisan air mata, terutama jenis lapisan lemak atau lapisan terluar dari lapisan air mata. Tanpa lapisan lemak ini, kata dr Tri, lapisan air mata lebih cepat menguap sehingga meninggalkan area yang kering pada kornea.

Selain karena faktor penuaan, masih banyak faktor yang dapat mempengaruhi lapisan air mata, seperti iklim yang kurang bersahabat, ruangan ber-AC, asap rokok, dan lensa kontak. Lensa kontak dapat menyerap lapisan air mata dan menyebabkan deposit protein pada permukaan lensa. "Semakin tinggi kadar air lensa kontak, semakin tinggi kadar penguapan," katanya.

Mata kering juga dapat terjadi karena arthritis atau sakit lendir. Mulut mungkin terasa kering karena produksi ludah yang berkurang. Karena itu, menelan dan makan menjadi sulit. Penggunaan obat-obat kronis, seperti obat tiroid, obat alergi, dan kekurangan vitamin A juga bisa membuat orang mengalami sindroma mata kering. "Aktivitas yang menyebabkan mata cenderung tidak berkedip, seperti bekerja di depan komputer, berenang, membaca, menonton TV, dan menyetir dalam waktu lama pun dapat menyebabkan mata menjadi kering," tambahnya.

Ada beberapa gejala yang dapat dirasakan oleh penderita mata kering, antara lain, mata sering gatal, berpasir, panas, lelah, pedih, merah, dan terasa seperti ada tekanan mata. "Jika keadaan berlanjut, mata semakin terasa tidak nyaman dan menjadi sangat sensitif terhadap cahaya," jelasnya.

Deteksi dan Pengobatan

Dengan pemeriksaan, dokter spesialis mata dapat menegakkan diagnosa mata kering. Kadang-kadang diperlukan beberapa pemeriksaan untuk mengukur produksi air mata. Salah satunya adalah pemeriksaan dengan lembar kertas filter yang dipasang di kelopak mata bawah untuk mengukur produksi air mata pada berbagai kondisi.

Dasar dari pengobatan mata kering adalah pemberian air mata buatan. Obat tetes mata buatan dapat dibeli tanpa resep dan digunakan sebagai pelumas mata serta menggantikan cairan yang hilang. Air mata buatan ini boleh dipakai sesering mungkin, atau sampai beberapa kali dalam satu jam.

Cara lain untuk menjaga mata tetap basah adalah dengan menghemat air mata yang dihasilkan secara alami. Air mata keluar dari mata melalui saluran air mata yang terdapat di kelopak mata, lalu masuk ke hidung. Saluran ini dapat ditutup oleh dokter mata sehingga air mata tidak keluar dan mata dapat lebih lama basah.

Bila setiap bangun tidur mata terasa kering, hal itu dapat diatasi dengan pemberian salep sebelum tidur. Salep ini akan membuat penglihatan buram untuk sementara waktu. Orang yang menderita mata kering mungkin hanya memerlukan obat tetes mata buatan yang bisa dibeli tanpa resep dokter. Mata yang sangat kering dapat menimbulkan kerusakan pada mata.

Yang melegakan dari sindroma mata kering ini adalah bahwa penyakit ini tidak menimbulkan gangguan pada tajam atau tidaknya penglihatan. Namun pada kasus yang sangat parah, mata kering menimbulkan kekeruhan pada kornea. Apabila ini terjadi, penglihatan akan terganggu.
Sumber: okezone.com